Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Petaka Di Lorong Kampus

Petaka Di Lorong Kampus

Keduanya pun memasuki runag UKM setelah memastikan bahwa keadaan sekitar telah aman. Renata memutar pandanganya ke setiap penjuru ruangan, matany tanpa sengaja melirik ke arah lemari besar yang terdapat di pojok ruangan. Dia berjalan ke arah lemari dan melihat-lihat. Ternyata di belakang lemari itu terdapat sofa yang sudah tak ada lagi sandaranya, namun masih empuk untuk di duduki, sofa itu tak akan terlihat jika orang hanya melihat ataupun masuk ke ruangan itu sekilas, tapi orang akan tau keberadaan sofa tersebut jika dia melongok ke belakang lemari besar di sudut ruangan. “Re, menurutmu apa yang dilakukan dua orang berlainan jenis di ruangan ini? dan pada saat keluar penampilan mereka suda
103.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 69 kali sebagai sofa sudut ruang tamu
Baca
+Pustaka
Tuan Pewaris, Nyonya Memilih Pergi

Tuan Pewaris, Nyonya Memilih Pergi

Mereka tertawa ringan sambil berjalan masuk ke ruang tamu. Ruang tamu begitu luas, jendela setinggi langit-langit menampilkan panorama Manhattan. Interiornya modern, lantai kayu gelap, sofa krem, dan sentuhan karya seni kontemporer. Di teras atap, taman kecil dengan kursi santai cocok digunakan untuk menikmati pemandangan kota. Mereka duduk, lalu Sophia memandang Eva. “Aku sudah mencari informasi yang kau minta. Mengenai Mama dan Papa mertuamu.”
1078.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.0K kali sebagai sofa sudut ruang tamu
Baca
+Pustaka
Misdirected Love

Misdirected Love

Part 11.3 - Can I be selfish? Di ruang tamu bernuansa putih dengan sofa putih gading dan meja berlapis kaca. Senada dengan dinding kaca yang menghadap ke kolam yang begitu menyejukkan mata yang memandang.
4.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 104 kali sebagai sofa sudut ruang tamu
Baca
+Pustaka
Tuan Presdir, Jangan Kejar Aku!

Tuan Presdir, Jangan Kejar Aku!

Di ruang tamu dengan ukuran yang sangat luas dengan sebuah sofa yang besar yang terdapat sebuah meja yang terbuat dari kaca yang terletak di tengah-tengah sofa, Dimana sofa berwarna kuning keemasan. Di ruang tamu terdapat sebuah kunci besar di setiap sudutnya dan tak lupa banyak hiasan dinding yang berupa lukisan dari beberapa pelukis yang terkenal. Hans mengusap wajahnya dengan kasar, lalu dia memandang ke mamanya Lucie, lalu beralih memandang ke papanya Bram. Har s menggertakkan gigi gerahamnya sehingga timbul sebuah gertakan yang terdengar sangat begitu ngilu. Karena rasa sangking kesalnya.
12.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 417 kali sebagai sofa sudut ruang tamu
Baca
+Pustaka
Di Bawah Selimut Mantan Kekasih

Di Bawah Selimut Mantan Kekasih

Sekarang rumah itu sudah penuh dengan berbagai perabotan yang mahal dan tampak elegan. Tepat di ruang tamu sebuah sofa berwarna abu-abu tampak begitu manis dengan bantal sofa bermotif geometris. Di depan sofa tersebut ada sebuah meja persegi dari kayu berlapis kaca. Vas bening berisi bunga artificial tertata indah di atasnya. Semakin ke dalam, Lavanya mendapati sebuah meja makan bulat minimalis dengan empat buah kursi mengelilinginya.
9.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 195 kali sebagai sofa sudut ruang tamu
Baca
+Pustaka
Pesona Istri Dadakan Sang Pewaris

Pesona Istri Dadakan Sang Pewaris

"Sofa baru?" Kavia dan Javas saling pandang sesaat ketika melihat orang-orang suruhan Daniel mengangkut sebuah sofa yang masih terbungkus rapi dengan plastik. Orang-orang itu membawa sofa dengan kelir merah hati itu ke dalam rumah. "Pas kan diletakkan di ruang tamu kalian?" Daniel tersenyum bangga. "Ini papi impor langsung dari Italy loh. Masih satu produk sama sofa di rumah papi."
1032.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai sofa sudut ruang tamu
Tampilkan Ulasan (31)
Baca
+Pustaka
Anies
cerita KaJav emang se-luar biasa itu, aku gak lagi lebay, ya ampun.. kadang bikin gemes kadang bikin gondok kadang suka terserah kadang-kadang authornya ajalah yang bikin pasangan ajaib ini wkwkwk jangan dulu udahan ya thor toloooong lanjut lagi biiim extra part-nya yang buanyaaaaaak
lea indy
yg kangen om daniel, delotta, gyan, resta bisa baca ini meskipun resta berharap kbr resta di spill tipis tp sampai akhir gak ada ... tp gpp bagus ceritanya gak bnyk intrik yg gak penting. episodenya jg cukup. kavia itu kaya, cantik,bandel &beruntung. terimakasih author jd salah satu author favoritku
Baca Semua Ulasan
Istri Kedua CEO Ternyata Cantik Jelita

Istri Kedua CEO Ternyata Cantik Jelita

Sofa kulit di sudut ruangan dan meja kayu besar, memberi kesan mewah sekaligus hangat. Tuan Barata duduk perlahan di sofa, menghela napas ringan seolah menikmati suasana. Reval duduk di sebelahnya, sementara Kaisar menuangkan teh hangat dan meletakkan cangkir di meja.
1022.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 534 kali sebagai sofa sudut ruang tamu
Baca
+Pustaka
Istri sebatas harapan

Istri sebatas harapan

Arinda semangat bertanya, sementara Nazwa bergelendot manja ke papa mertuaku. “Iya, dong. Ayo, kita rapihin karpet taruh di ruang tamu, kalian kuat angkat sofanya, nggak?” goda papa mertua, padahal sofa itu enteng, dan hanya ada satu dengan meja tamu kecil juga. Pintu ruang tamu model kupu-kupu bercat coklat tua, membuat leluasa mengeluarkan sofa dan meja. “Kuat, lah, Ki! Ayo!” Arin semangat, Nazwa meletakkan belanjaannya di dapur, ia memandangiku sendu.
1011.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 223 kali sebagai sofa sudut ruang tamu
Baca
+Pustaka
Foto Pelakor di Profil Ponsel Suamiku

Foto Pelakor di Profil Ponsel Suamiku

Ia menyusuri pandangannya ke setiap penjuru ruangan yang mirip dengan ruang pribadi itu. Satu set sofa melingkar di sudut ruangan, dengan 2 meja di ujung keduanya. Dari bentuknya, sepertinya sofa itu bisa dirubah menjadi kasur. Ada lemari pendingin, microwave dan dispenser. Sebuah televisi layar datar berukuran besar menempel pada salah satu sisi dinding. "Pras, melihat suasana di luar restoran tadi, Aku jadi khawatir akan terjadi apa-apa saat acara nanti." Tiba-tiba saja Sera bicara gugup.
9.31.6M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 37.5K kali sebagai sofa sudut ruang tamu
Tampilkan Ulasan (319)
Baca
+Pustaka
amelia skincare
bagus sekali alurnya, membuat waktu senggang sy terisi dengan baik dan seru banget. makin penasaran tp terputus2 karna update nya agak lama. mungkin masih sibuk, dan emg butuh waktu juga. saya memaklumi
Stien Samantha
saran buat penulisnya jangan ditambah-tambah terus bab nya, kalau kepanjangan jadi bosen juga ceritanya muter2 terus. kapan tamatnya kalau ceritanya gak habis"??? trus babnya pendek harus byr koin terus
Baca Semua Ulasan
Katamu Uang Tak Kenal Saudara

Katamu Uang Tak Kenal Saudara

Mereka menatapku, mundur selangkah saat aku berdiri di ambang pintu ruang tamu. "Sampean siapa?" tanya mereka datar. "Aku, oh, tetangga. Ini ada apa?" lagi ku bertanya. "Kami semua mau ngambil sofa itu!" ucap salah seorang diantara mereka sambil menunjuk sofa bagus bercorak batik di ruang tamu. "Kreditnya macet," imbuh yang lain. Ooooo, ternyata sofa ini masih kredit! Aku menoleh kearah deretan sofa empuk nan cantik di ruang tamu. Sepertinya memang belum lama ada dirumah ini.
7.840.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai sofa sudut ruang tamu
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status