Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Tukang Pijat Tampan

Tukang Pijat Tampan

Di sana, Adit mengangkat sebuah sofa dengan begitu mudahnya, lalu melemparkan sofa itu seolah ia sedang melemparkan bantal. Sofa panjang dan besar yang bobotnya mungkin 50an Kg itu menghantam kerumunan. Tak semua bisa menghindar dan mereka tertimpa. Terdengar suara jeritan dan umpatan. Saat mereka kembali menatap Adit, sofa-sofa lain sudah menyusul beterbangan ke berbagai arah.
10579.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 18.0K kali sebagai sofa tv santai
Baca
+Pustaka
Old Colony

Old Colony

Bentuknya hampir sama dengan apartemenku yang dulu. Barang-barangku juga tidak banyak: ranjang yang cukup lebar, nakas dengan dua laci, serta lemari baju berukuran sedang. Sebuah sofa merah di depan televisi layar datar berukuran 40 inch dan meja kayu bundar. Meja itu aku dapatkan setelah salah satu penghuni apartemenku di Back Bay pindah ke Inggris setahun yang lalu dan menjual seluruh perabotannya. Sofa menjadi barang favoritku. Selain sangat empuk, bagian bawah sofa itu bisa diangkat. Aku biasa bergelung seperti kucing malas di atas sofa pada akhir pekan sambil menonton N*****x. Tidak jauh dari sofa merah, aku meletakan kulkas satu pintu dekat konter dapur.
103.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 123 kali sebagai sofa tv santai
Baca
+Pustaka
Menjadi Istri Penebus Hutang Tuan Presdir

Menjadi Istri Penebus Hutang Tuan Presdir

Tangannya menunjuk ke arah sofa. Gadis itu melirik sebuah sofa panjang dengan ukuran 2 kali 2 meter yang seharusnya dipakai untuk ruang tv. Sofa itu jauh lebih bagus daripada tikar lantai yang selama ini dipakai tidur oleh Diana selama tinggal di kampung. Gadis itu pun mengangguk. Membuat Abian tercengang karena tak ada penolakan sama sekali.
1018.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 582 kali sebagai sofa tv santai
Baca
+Pustaka
Dinikahi Lelaki Kaya

Dinikahi Lelaki Kaya

Ingin sekali Zoya mencabik-cabik wajah sok cantik yang dipenuhi oleh dempul itu. “Ya ampun, kasar banget mulut kamu sebagai perempuan. Nada suaranya dong tolong di kecilkan sedikit, yang ada di sini bukan Cuma kamu. Suara kamu sangat menganggu,” kata Sofa, dengan suara yang dibat lembut supaya semua orang simpati kepadanya. “Dasar perempuan ular, suka curi-curi pandang ke suami orang. Harusnya lo itu ngaca sebelum berkomentar.” Nada Zoya semakin tinggi membuat semua orang menatap ke arahnya.
107.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 169 kali sebagai sofa tv santai
Baca
+Pustaka
Gadis Penebus Hutang

Gadis Penebus Hutang

tanya Firas mendaratkan tubuhnya di sofa. "Oh iya, aku lupa belom beli kaset DVD nya Om," sahut Prita menepuk jidatnya. "Ngga perlu. Kita nonton di Viu aja. Bukannya di sana banyak drama Korea?" kata Firas memberi solusi. "Iya, Om banyak. Tapi emang bisa om disambungin ke TV?" tanya Prita. "Bisa dong. Nih, kamu liat yah," sahut Firas sambil memencet tombol merah di remot. Kemudian ia memilih-milih menu dan terpampanglah logo V berwarna kuning di layar televisi.
1056.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai sofa tv santai
Baca
+Pustaka
Pasutri Jadi-jadian

Pasutri Jadi-jadian

“Apakah sama sekali tak ada kamar kosong?” Vincent mencoba bernegosiasi. Wanita gemuk di depannya mengangkat bahu sambil menggeleng. “Maaf, tapi kalian bisa beristirahat di sofa itu,” katanya sambil menunjuk sofa butut di mata Vincent, apalagi Carla yang seketika terbelalak ngeri. ‘Sofa seperti itu mestinya sudah masuk ke pembuangan sampah!’ batin Carla dongkol sekaligus bergidik geli membayangkan tubuhnya harus bersentuhan dengan kain kasar sofa murahan di sana.
1032.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 678 kali sebagai sofa tv santai
Tampilkan Ulasan (74)
Baca
+Pustaka
Indy Shinta
Halo, pembaca semuanya. Terima kasih banyak atas dukungannya untuk Nuning dan Jaka. Juga Vincent tentunya. Berikan juga dukungan kalian buat Jelita dan William, ya. Emang siapa sih mereka? Baca yuk kisahnya di novel terbaru author yang berjudul 'Pembantu Kesayangan Tuan Muda'. Terima kasih :)
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Baca Semua Ulasan
Suami Lansiaku Ternyata CEO

Suami Lansiaku Ternyata CEO

Dengan perlahan, Ia pun menjauhi brankar pak Harun. “Kang, kamarnya lebih besar daripada rumah aku. Lebih bagus juga. Ada TV, bisa nonton TV, hiburan.” Sova terkekeh seraya mendekati televisi layar 32 inchi, yang digantung di tembok. “Mau nonton?” tanya Roy. Lelaki itu pun mengambil remot TV yang memang tersedia di atas meja makan.
105.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 123 kali sebagai sofa tv santai
Baca
+Pustaka
Dirty Office

Dirty Office

Tepat di depan jendela besar itu, terdapat sebuah sofa dengan desain yang tidak biasa, melengkung dengan bentuk seperti huruf S yang sangat ergonomis dan dilapisi beludru berwarna merah marun yang mewah. ​"Keenan... Sofa apa itu?" tanya Aruna, matanya membelalak. "Bentuknya aneh sekali." ​Keenan terkekeh, ia melangkah mendekati sofa itu dan mengusap permukaannya. "Ini disebut Sofa Tantra, Aruna. Aku memesannya secara khusus agar kita bisa menikmati pemandangan kota dengan posisi yang... Jauh lebih intim dan nyaman saat sedang.. Bercinta.."
1034.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai sofa tv santai
Baca
+Pustaka
Perempuan Pemilik Hati Pak Lurah

Perempuan Pemilik Hati Pak Lurah

Ada sebuah sofa panjang warna abu di sana, menghadap tepat pada televisi lebar berlayar datar yang menempel di dinding. Adrian menariku untuk menduduki sofa itu sembari meraih remot untuk menyalakan televisi. "Mbak, mau dipangku?" Tiba tiba Adrian berucap tanpa menghentikan kegiatannya mengganti chanel. Mungkin mencari acara yang menarik untuk ditonton agar tak bosan. Setelah menemukan sebuah tayangan ulang sebuah film aksi luar negri yang cukup terkenal, anak itu baru kemudian menoleh ke arahku.
1.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 57 kali sebagai sofa tv santai
Baca
+Pustaka
Rasa Dari Keremajaan

Rasa Dari Keremajaan

Menurutku itu berlebihan, tapi aku tidak berhak berkomentar atas apa yang disukai oleh orang lain, itu sangat tidak sopan. Setelah dekat dengan sofa, aku kemudian duduk di atasnya dan menenggelamkan sebagian badanku untuk duduk di sana. Itu masih sangat empuk mengingat ada 5 orang yang tinggal di rumah ini. “Nyalakan saja televisinya jika kau ingin, Raihan.” Suara Kak Riyanti terdengar dari ruang dapur yang ada di sebelah. “Baik.” Kataku lalu kembali menikmati sensasi nyaman sofa ini.
103.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 140 kali sebagai sofa tv santai
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status