Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Kembalilah Padaku

Kembalilah Padaku

Penghangatnya aktif, perapiannya menyala, dan lampunya pun menyala. Ada sofa putih panjang di ruang tengah. Candra yakin jika dia duduk di sana, itu tidak akan bekerja. Dia akan pergi dengan sakit punggung, seperti setiap kali dia duduk di sofa lama di ruang tengah rumahnya. Sebuah TV yang kurang lebih melebur ke dinding ada tepat di depan sofa. Semua furnitur tempat itu mewah, mungkin temannya di sana lebih kaya dari yang dia bayangkan. “Apakah ini rumahmu?” tanya Candra.
9.286.2K viewsCompletedAdded to Library 2.9K Times as sofa tv santai
Read
+Library
Sentuhan Berbahaya Tuan Muda

Sentuhan Berbahaya Tuan Muda

Dia membuang botol vitamin di tempat sampah. Dia pun pulang menggunakan truk usangnya menuju Monte Sereno. Sampai pagar, Sofia terkejut melihat beberapa orang mengantar perabotan ke rumah. Tak lama, suaminya itu pulang dan memarkirkan mobil di garasi. Penasaran, Sofia pun bertanya pada Galtero yang baru saja keluar dari mobilnya. "Ada angin apa kamu beli sofa baru dan meja?" "Oh, kamu menyukainya," tanggapan Galtero membuat Sofia tercengang.
1063.8K viewsCompletedAdded to Library 1.8K Times as sofa tv santai
Read
+Library
SANG DEWA PENYEMBUH

SANG DEWA PENYEMBUH

Mereka beralasan sebagai bonus karena sotonya memang benar-benar lezat. “Bagaimana cara Adik menjualnya? Padahal orang jarang yang mau beli soto di sini. Paling yang beli yang belum pernah beli sebelumnya,” tanya ibu pemilik jualan masih dengan raut wajah heran dan takjubnya. Ia menerima semua uang yang sudah dihitungkan oleh Harun. “Tadi sengaja saya memanggil mereka, Bu. Saya bilang soto lezat, soto lezat. Tidak lezat kagak usah bayar. Trus mereka datang berbondong-bondong.”
532 viewsOngoingAdded to Library 19 Times as sofa tv santai
Read
+Library
Tergoda Suami Sewaan

Tergoda Suami Sewaan

Bukan umur Anto. Yasuo : Kayaknya betul segitu. Karena Anto umurnya 777 tahun. Satria : Jiah! Fritz : Aku sudah mau tidur, jadi ngakak. Reinar : Kacau ini, Bapak-bapak. Ttevor : Saya ketawa, dicubitin istri. Januar : Aku otw ke rumah Trevor. Bantuin nyubit. Ethan : Aku nyusul, bawa jepitan.
102.1K viewsCompletedAdded to Library 46 Times as sofa tv santai
Read
+Library
Gairah Liar Keponakanku

Gairah Liar Keponakanku

“Kenapa tak terpikirkan olehku. Orang-orang kuno memang jenius. Tentu saja, menopang pinggulnya dengan bantal. Hmm… mungkin ada bantal khusus yang bisa membuat Cassandra merasa nyaman saat bercinta nanti.” Marco mengetikkan sebuah laman website dimana menjual berbagai macam alat penunjang hubungan suami istri. Jemarinya terus menggulir tetikus yang ada di tangan kanannya. Tiba-tiba saja tangannya berhenti bergerak. Ia tersenyum saat melihat sebuah sofa dengan bentuknya yang sedikit aneh. “Baiklah. Aku akan memasukkannya ke dalam keranjang. Sandra pasti akan senang melihat sofa ini,” gumam Marco.
9.9440.9K viewsCompletedAdded to Library 16.3K Times as sofa tv santai
Show Reviews (16)
Read
+Library
Chocoberry pie
hai ... hai! baca juga novel terbaru author yang berjudul "Menikahi Guru Killer" yuk. Kisah Alea, gadis SMU absurd yang terpaksa nikah sama guru math nya yang nyebelin. Bukan cuma kocak, tapi juga seru dan pastinya semakin lama semakin panas sepanas hubungan mereka. cuzz gaskan!
Hamfa Merman
Kisah seorang suami yang dikhianati istrinya menjadi seorang penulis kaya raya dan mendapatkan jodoh yang tidak disangka-sangka di novel berjudul DERITA WAJAH JELEK. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada. Silahkan dicek ya, he-he-he!
Read All Reviews
Istri Lusuhku Ternyata Sang Pewaris

Istri Lusuhku Ternyata Sang Pewaris

Sofia tak ingin menunggu kedua pembantu yang masih di jalan itu, rasanya Sofia tak nyaman jika melihat rumah berantakan sedikit saja. Sofia mulai menyapu ruang TV yang dipenuhi oleh furniture mewah. Tak lupa aquarium besar pun tak luput dari perhatian Sofia. Wanita cantik itu mengelap aquarium yang berisi ikan arwana yang besar-besar. Sesekali Sofia bernyanyi untuk menghilangkan sepi.
1017.5K viewsCompletedAdded to Library 368 Times as sofa tv santai
Read
+Library
SAAT SUAMIKU MELARANG KE RUMAH IBUNYA

SAAT SUAMIKU MELARANG KE RUMAH IBUNYA

POV Sandra * Aku terkejut bukan main saat mendapatkan panggilan telepon dari Tante Agnes. Kuhembuskan napas dengan kasar, rasanya baru saja aku berduduk santai. "Halo Tante," sapaku dari sini. [Halo, Sandra. Bisakah kamu datang ke sini, Hendra tiba-tiba tergeletak tak sadarkan diri. Badannya penuh dengan bekas tamparan sepertinya.]
108.5K viewsCompletedAdded to Library 297 Times as sofa tv santai
Read
+Library
SANTET

SANTET

SANTET CELANA DALAM PART 32 Semakin hari keadaan Ita semakin memburuk. Badannya yang berisi dalam hitungan hari tinggal kulit membalut tulang. Bersamaan dengan itu bau badannya pun semakin busuk menyebar sehingga mulai mengganggu ketentraman para tetangga.
9.27.0K viewsCompletedAdded to Library 159 Times as sofa tv santai
Read
+Library
KUKU BU SAPTO

KUKU BU SAPTO

Dia berusaha untuk menenangkan diri. “Ma-maaf ya Bu, kalau bikin kaget. Saya, Bu Saiful. Pemilik rumah smaa toko ini.” “Iya, Bu. Saya benar-benar kaget. Saya Bu Marto.” “Ibu dari rumah depan? Rumahnya Bu Sapto?” tanya Bu Saiful dengan raut wajah tegang dan serius. Seolah tak percaya. “I-iya, Bu.” “Apa Ibu mau beli rumah itu?”
1078.4K viewsCompletedAdded to Library 2.2K Times as sofa tv santai
Show Reviews (37)
Read
+Library
Nannys0903
Mampir ke karyaku MALAM TANPA NODA Faisal tak menemukan bercak dara di atas ranjang apa benar istrinya sudah tak perawan. memilih menikahi wanita lain pilihan ibuanya tanpa mau menyentuh istri pertama. Mampukah Airi bertahan dalam rumah tangganya.
Hayisa Aaroon
Berbagai hal ganjil yang dialami pemandi jenazah setelah memandikan jenazah benar adanya, itu saya dengar langsung dari mereka. Banyak pelajaran hidup bisa ambil dari mereka yang sudah tidak hidup. Terimakasih Penulis untuk tema luar biasanya, mengingat kematian membuat hati kita, down to the earth.
Read All Reviews
100 Langkah Melupakan Kisah Kita

100 Langkah Melupakan Kisah Kita

Pandu meletakkan kantung plastik tersebut di kursi, sedangkan laki-laki itu langsung menjatuhkan diri di sofa panjang sebelahnya. “Akhirnya gue bisa ngadem juga. Gila, panas banget di luar. Kulit gue rasanya kayak mau kebakar.” Sontak lemparan bantal sofa mendarat tepat di wajah Sakti. “Halah, lebay lo. Biasa juga renang di kali siang-siang juga santai aja, kagak ngeluh panas segala macem.” “Lah, Sakti kan emang terkenal lebay. Makanya, Sasa sampai mundur pas dia deketin,” sahut Dana yang seketika membuat ruang tamu itu dipenuhi gelak tawa.
107.2K viewsCompletedAdded to Library 267 Times as sofa tv santai
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status