Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Pembalasan Terindah untuk Wanita yang Menyakiti Ibuku

Pembalasan Terindah untuk Wanita yang Menyakiti Ibuku

Jantung Liqa berdetak dengan kencang. “Maafkan aku! Aku tidak bermaksud membuka luka lama,” kata Keenan. “Naren kuliah di Jogja, kebetulan ia ada acara keluarga disini. Karena itu ia sengaja mencariku.” Liqa melanjutkan ceritanya lagi. “Kalau aku boleh tahu, siapa perempuan yang bersama Mas tadi.” Gantian Liqa yang bertanya pada Keenan.
1059.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.2K kali sebagai gelang naura dan keenan
Baca
+Pustaka
Renjana dan Nestapa

Renjana dan Nestapa

Saatnya bergerilya untuk mencari cara agar wilayah yang dijajah tidak semakin meluas. Riana tidak pulang ke apartemen malam ini. Dia dibawa ke hotel oleh pelanggannya. Walaupun Riana salah satu anak senior Keukeu, tetapi ia memiliki banyak pelanggan tetap yang merupakan oknum pejabat daerah. Ponsel baru Santi berjenis Iph*ne 13 berdering. Nama Wildan pun terpajang penuh cinta di atas layar Kemarin, Santi sudah meminta Wildan mencari pengganti dirinya. Sekarang, ia pun semakin mantap untuk melepaskan Wildan.
2.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 83 kali sebagai gelang naura dan keenan
Baca
+Pustaka
TERGODA CINTA DUDA DINGIN

TERGODA CINTA DUDA DINGIN

"Mau lawat bu gulu Naula yang tadi katanya pusing." Mampus, senjata makan tuan! "Ehh, gak usah—" Naura berniat duduk tapi lengannya ditarik Keylan supaya rebah lagi. "Ibu gak pusing!" "Gak apa-apa bu gulu." Keylan menepuk lengannya. "Bu gulu akan baik-baik saja. Tenang, ada doktel Key." Ajigile!!! Naura cengok.
104.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 175 kali sebagai gelang naura dan keenan
Baca
+Pustaka
Mengukir Impian Baru

Mengukir Impian Baru

Mereka semua mengambil tempat duduk mereka masing-masing yang ada di sekeliling meja. “Jadi, apa yang terjadi, Kak? Apakah pertemuan di Lombok yang membuat Kakak dan Naura menjadi dekat?” tanya Nola yang tidak lagi bisa menahan rasa penasarannya. Naura menyikut Kak Nevan. Aku tersenyum melihatnya. Kakak mendehem pelan. “Kami sudah bertemu lama sebelum itu. Tetapi kami menjadi dekat setelah pertemuan di Lombok.”
1019.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 726 kali sebagai gelang naura dan keenan
Baca
+Pustaka
Bodyguard Muda Itu Ternyata Kaya Raya

Bodyguard Muda Itu Ternyata Kaya Raya

Wajahnya masih masam seperti saat pertama kali bertemu Kevan dan Ciara. "Iya, Neng. Mereka teman Abang. Mereka baru pulang dari kondangan Inura dan Glen. Memang kenapa, Neng?" "Eh, Bang Gauche! Kebetulan banget ...." Kevan menyela. Dia berjalan mendekati Gauche. "Bang, bisa anter aku ke pom bensin? Bensin mobil abis." "Lah, kamu gimana? Kok nggak prepare sih, Van?" Gauche sedikit kesal karena sikap cerobohnya Kevan tidak pernah hilang.
9.8128.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.6K kali sebagai gelang naura dan keenan
Tampilkan Ulasan (40)
Baca
+Pustaka
Master KidOO
Bab. 127-128. Citra Mr KidOO rusak sudah. Mr KidOO harusnya berdiri sendiri, baik hati, ramah, independen, dan tidak suka menjilat. Tapi, yaa sudahlah, Novel karya adikku. Dia yang mengatur semuanya. Sebagai Kakak yang baik hanya satu kalimat untuknya. “Lanjutkan. Novelnya bagus.”
Zoya Dmitrovka
Halo, Zoyaliciouz! Alhamdulillah, buku Bodyguard tamat hari ini. Thank you so much buat semua pembaca, Bang Nano, Kak Nismairmadiana, Kak KidOO, Bang Ovan, Bang Regazza, Bang Quden and semuanya. Zoya nggak bisa sebut satu-satu (≧⁠▽⁠≦) Kalian luar biasa dan kalianlah motivasi aku menulis.
Baca Semua Ulasan
Dipaksa Menikah Dengan Orang Mati

Dipaksa Menikah Dengan Orang Mati

Ia tidak akan pernah meminta Yanuar untuk bekerja sama. Kanaya hanya bisa kembali merendahkan dirinya dan meminta maaf. "Oke, aku maafkan. Tapi beritahu dulu semua informasi yang kamu ketahui tentang gadis ini!" ujar Yanuar dengan nada tak sabar. Dengan nada ragu, Kanaya mengatakan. "Aku tidak begitu mengenalnya. Tapi yang aku tahu, gadis ini bernama Naura, dia lima tahun lebih muda dari kita dan berkuliah di universitas Taruna."
1.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 51 kali sebagai gelang naura dan keenan
Baca
+Pustaka
Harga Diriku Bernilai Lima Puluh Juta

Harga Diriku Bernilai Lima Puluh Juta

Berjongkok untuk mensejajarkan diri dengan Naura yang jauh lebih pendek darinya. "Om, siapa?" tanya Naura polos dengan beberapa kali mengedipkan mata. "Panggil Om Keenan. Om adalah teman Mama Naura. Jadi, jangan takut," jelasnya dengan tersenyum tipis. "Naura kenapa di sini sendiri? Keluyuran di tempat ramai itu berbahaya loh. Mama Naura di mana?" imbuh Keenan dengan tatapan khawatir. Tak ada sedikit pun ia menaruh dendam, pada gadis kecil yang menyebabkannya berpisah dengan Adira saat kehamilan itu terjadi.
107.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 213 kali sebagai gelang naura dan keenan
Baca
+Pustaka
Disia-siakan Keluarga, Diratukan Ibu Mertua

Disia-siakan Keluarga, Diratukan Ibu Mertua

Naura mengelus dada sejenak, lalu balas berseru, “Gak usah teriak-teriak dong, Kei! Kupingku belum budek.” “Astaghfirullah, galak amat,” komentar Hana. Keira mendelik, membalas ketus, “Tau tuh niru siapa.” "Niru kamu lah. Kembaran kan kelakuannya sedikit-banyak ada yang sama." "Kita mau bahas Ivan atau apa nih?" sela Naura keras. Hana berdeham, lalu menatap serius pada Keira. “Jelasin kalau gitu.” Naura melipat lengannya dan menatap Keira tajam.
16.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 493 kali sebagai gelang naura dan keenan
Baca
+Pustaka
Menyusui Bayi Dokter Tampan

Menyusui Bayi Dokter Tampan

Bab 162 Keenan benar-benar membawa Naira keluar dari apartemen pagi ini setelah mereka selesai sarapan. Namun ternyata dia tidak membawanya langsung pulang ke rumah utama keluarga El Fata, tetapi justru jalan-jalan keliling kota dan berakhir dengan mampir di sebuah mall yang memiliki wahana permainan anak.
18.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 681 kali sebagai gelang naura dan keenan
Baca
+Pustaka
Dendam Arwah Bully

Dendam Arwah Bully

tanya Farhan lagi menatap kaki Naura yang diberikan gips. Mila, Raya dan Naura tidak banyak memiliki luka. Luka mereka hanya luka lecet ringan saja, kecuali kaki Naura yang sudah sejak awal telah terluka. Mereka bisa selamat dari reruntuhan karena ada tembok besar yang menghalangi benda lain jatuh.
851 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 24 kali sebagai gelang naura dan keenan
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status