ISTRI LUPA DIRI
“Ketika kamu pergi dari rumah ini, aku tahu kamu sedang mengejar mimpi. Aku bangga. Tapi saat kamu mulai menganggap masa lalu sebagai aib… aku sedih. Karena semua luka dan perjuangan kita justru adalah pondasi keberhasilanmu hari ini.”
Rachel menunduk. “Aku bodoh. Aku pikir uang dan status bisa membuatku dihargai. Tapi ternyata, yang paling berharga justru hal-hal yang dulu aku remehkan—kasih sayang, kebersamaan, dan doa Ibu.”
Tiba-tiba, sang ibu berdiri dan memeluk Rachel erat. “Nak, kamu anakku. Aku selalu mendoakan kamu, bahkan saat kamu tak lagi mengingat rumah ini.”
Bab Populer