Sisa Rasa
“Papa belum kenalin. Ini Om Ardi Baskara, teman lama Papa.”
Selin mengangguk cepat. “Iya, Om.”
“Dan ini anak Om,” lanjut Ardi Baskara sambil menoleh.
“Rendra.”
Nama itu jatuh di meja seperti benda berat.
Selin menelan ludah.
Rendra akhirnya berbicara. Suaranya lebih rendah dari yang Selin ingat.
“Halo, Selin.”
Ia mengulurkan tangannya.
Satu kalimat.