นี่คือนิยาย 78 เรื่องที่เกี่ยวข้องกับ soni soni สำหรับคุณอ่านออนไลน์ โดยทั่วไปแล้ว นิยายที่เกี่ยวข้องกับ soni soni หรือเรื่องราวคล้าย ๆ กัน สามารถพบได้ในประเภทหนังสือ เช่น Urban, Romansa และ Lainnya เริ่มอ่านจาก TAK TERDUGA, PRIA TULI ITU KAYA RAYA ที่ GoodNovel!
pinta David pada Hendrik.
Hendrik tersenyum miring, lalu menunjuk Sonny yang berdiri mematung sambil memegang sebuah ponsel. “Kau liat anak itu, bukan? Nama yang diberikan oleh Laras adalah Sonny, dia anak kandungku,” ungkap Hendrik dengan bangga.
“Dia adalah putri kita. Putrimu. Selena Ommero Ptolemy.”
Sirius bisa merasakan jantungnya berhenti mengentak selama beberapa detik, bahkan matanya tidak berkedip selama itu. Mulutnya menganga tak percaya. Hingga ia berhasil mengembalikan semua fungsi indranya dan terduduk kehilangan daya.
tanya ibunya setengah mengejek Hayu.
“Bu, Hayu itu Jojoba, Jomblo-jomblo bahagia, Bu, maafkan Hayu, jojoba ini, sudah mendapatkan panggilan dari big bos, mamanya Candra. Jadi Hayu tidak bisa menolak,” tutur Hayu pada ibunya.
***
Sayang : 08572*579*00
"Sayang.. aku sudah dapat uang dari ibu buat beli tespek. Besok kita bolos aja ya. Aku tunggu ujung jalan sebelum belokan sekolah ya"
Aku mewhatsapp Rinda, mengabari kalau besok lebih baik kita bolos sekolah saja.
30 menit sudah ku tunggu balasan darinya tapi tak kunjung ada.
Aku mencoba meminta bantuan kepada sahabatku, Rio. Karena aku tau dia adalah seorang playboy dan sudah sering keluar masuk club malam, karena memang ayahnya pemilik sebuah club malam yang cukup terkenal di Bandung. Aku yakin kalau dia bisa dimintai bantuan untuk mencari solusi dengan kemungkinan buruk yang akan terjadi.
jawab seorang wanita dari dalam rumah.
“Umma.” Meera meraih tangan ibunya kemudian mencium punggung tangannya.
“Umma, kenalkan ini atasan Meera di kantor. Namanya Varo,” ucap Meera lembut memperkenalkan Varo.
“Assalamu’alaikum, Nak.” Ibu Naina -Umma Nameera- kemudian menangkup kedua tangannya di depan wajahnya.
tanya Prabu sambil bergumam.
DREK!
Suara pintu kelas yang digeser, membuat Prabu mengangkat kepalanya dan melihat ke arah sumber suara.
“Prabu, kau masih disini?” tanya gadis berambut panjang berwajah manis kepadanya.
“I-iya Santi,” jawab Prabu gugup.
“Apa kamu baik-baik saja? Maaf aku tidak bisa berbuat apa-apa. Kamu juga tahu kan kalau ayahnya Adi adalah orang yang paling berpengaruh disekolah ini,” kata Santi menjelaskan.
Tyo mengusap punggung Tenri dengan lembut.
“Kita akan memulai hari baru kita sebagai suami istri dan kita akan bina rumah tangga yang sakinah mawaddah warahmah. Kau partnerku untuk proyek membangun rumah di surgaNya,Sayang. Bantu Mas wujudkan itu yaa?” bisik Tyo lirih di telinga Tenri.
Perempuan berdarah Bugis itu hanya mengangguk beberapa saat mendengar ucapan suaminya,
Ia tersenyum pada Shawn dengan senyuman yang tulus.
“Perkenalkan, aku adalah suami Bibimu. Namaku Shawn Miller, kamu boleh memanggilku dengan sebutan Paman Shawn.” Gadis itu mengangguk.
“Namaku Sonia Kanishka!”
“Hai, Sonia senang berkenalan denganmu!” Sonia begitu senang berjabat tangan dengan Shawn yang ramah. Tak terlihat sama sekali Shawn yang dingin dan angkuh.
Rimba berusaha menenangkan Gina.
"Oh, ok sorry," sesal cewek dengan rambut panjang yang dibiarkan tergerai itu. "Lo emangnya gak tahu siapa si Oja?"
"Namanya Seroja bukan Oja," protes Rimba.
"Iya, itu tuh nama panggilanya."
"Unik banget sih."
"Jadi, lo beneran gak tahu si Oja?"
Rimba hanya menggeleng sambil memasukan sesendok soto ke mulutnya.
Harun melemparnya dengan bantal yang sudah komar-kamir.
“Tapi perkorone podo, Run” Di lempar lagi bantal itu kewajah Harun. Wajahnya kesal bukan karena di lepar bantal yang sudah komar-kamir melainkan di panggilnya Sodron. Dalam bahasa Jawa, nama Sodron berarti orang yang kurang waras, namun bukan gila.
“Wes, kae lho tak gawakne jajan seko emak.” Ia bangkit dan mengambil surat-surat yang betengger di meja. Di masukkan ke dalam laci bawah lemari.