KEMBALINYA SANG RATU
“Di negeriku, kami juga diajarkan mencintai alam. Tapi kami masih mengejar keabadian dalam bentuk warisan materi.”
Tanaka menatapnya lembut. “Keabadian sejati adalah ketika keberadaan kita menjadi bagian dari harmoni semesta. Itulah filosofi Mono no Aware—kesadaran akan kefanaan yang indah.”
Dari sana, mereka berjalan menuju dōjō, tempat latihan samurai. Di dalamnya, seorang lelaki tua dengan kimono putih telah menunggu—Sensei Hoshino Tadaaki, mantan praktisi kenjutsu dan penulis tentang filosofi samurai. Ia menyambut Lintang dengan tatapan tajam namun jernih.