The Serpent's Embrace
Adrian membeku, amarahnya membuncah, menguasai seluruh akal sehatnya.
Adrian mengepalkan tangannya kuat-kuat, buku-buku jarinya memutih. Ia berjalan maju, matanya menatap tajam para pria yang mengelilingi Sienna. Ia maju, dan menghajar mereka satu per satu. Para pria itu, terkejut, tak sempat mengenakan pakaian, mereka mencoba melawan, tetapi mereka tidak bisa. Mereka jatuh ke lantai, darah menodai wajah mereka. Adrian tidak mengampuni, ia meninju, ia menendang, ia membabi buta.
Hot Chapters