Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Cahaya Bulan yang Merindukan Masa Indah

Cahaya Bulan yang Merindukan Masa Indah

Mungkin sejak pertama kali melihat Riana, Bimo sudah tahu bahwa seumur hidupnya dia tidak akan pernah sanggup melepaskan wanita itu. Sampai sekarang, dia masih mengingat malam musim hujan itu. Seorang gadis kecil yang kurus duduk meringkuk di bawah pohon, tubuhnya nyaris tanpa sehelai benang. Gadis itu menggigil hebat karena diterpa hujan dan angin dingin yang menusuk. Namun, sepasang matanya yang indah berkilau seperti bintang di langit.
12.1K viewsCompletedAdded to Library 254 Times as tidak ada yang lebih tabah dari hujan bulan juni
Read
+Library
The Devil CEO

The Devil CEO

Seakan enggan menepih dan berteduh, Emma terus melangkah di tengah derasnya hujan. Derasnya air hujan tidak akan menenggelamkan kamu. Air hujan turun untuk menyuburkan tanaman dan menghilangkan panas yang senantiasa terbakar oleh sang surya. Namun bagi Emma hujan adalah teman setia yang mampu menyamarkan air matanya agar tidak terlihat oleh orang.
1014.7K viewsCompletedAdded to Library 484 Times as tidak ada yang lebih tabah dari hujan bulan juni
Read
+Library
Gagal Menjadi Bulanmu

Gagal Menjadi Bulanmu

Duar! Langit seakan terbelah, hujan deras mengguyur bagai air terjun, menghantam jalanan dan memercikkan genangan air. Sebuah Maybach hitam melaju kencang menembus hujan, bagai perahu kecil yang terombang-ambing di tengah lautan luas. Di dalam mobil, Arsen menatap ponselnya yang kembali menampilkan panggilan tak terjawab, dahinya berkerut dalam.
5.6K viewsCompletedAdded to Library 178 Times as tidak ada yang lebih tabah dari hujan bulan juni
Read
+Library
Pernikahan Rahasia Dengan Tuan Muda Berandal

Pernikahan Rahasia Dengan Tuan Muda Berandal

Tanah yang basah dan cuaca yang kelabu menjadi saksi kepedihan mereka. Tidak ada kemarahan di hati Maureen. Menyesal pun tidak. Semua sudah terlanjur. Tidak bisa diputar ulang. Menangis darah pun semua tidak bisa dirubah. "Oh, hujan lagi." Telapak Maureen menghadap keatas, menerima satu tetes besar air hujan yang kembali turun. Erland berhenti, lalu menghadap Maureen. "Bagaimana? Kita mau berjalan santai lalu basah kuyup, atau berlari sampai ke cottage?"
105.4K viewsCompletedAdded to Library 108 Times as tidak ada yang lebih tabah dari hujan bulan juni
Show Reviews (45)
Read
+Library
El GeiysyaTin
ceritanya bagus, awalnya kerasa kepanasan aku, tapi selanjutnya cukup menegangkan wkwkwkwk. rekomendasi banget buat yang suka genre young adult. Semangat terus nulisnya dan jangan lupa bikin kekacauan lainnya! haha
Ilastriasanim
baru baca bab awal udah kembang kempis nih dada. imajinasiku langsung liar. Maureen please kalo ada Erland di dunia nyata. kamu lebih baik pilih yg lain. kabur ke hutan dan bertani saja di sana dekat pegunungan...
Read All Reviews
Pernikahan tanpa Bahagia

Pernikahan tanpa Bahagia

Bintang-bintang bermunculan satu per satu, dan di tengahnya, ada bulan separuh — tampak tidak utuh, tapi tetap indah. Ia membuka buku catatannya dan menulis satu kalimat: > Aku tak ingin cinta yang abadi. Aku hanya ingin cinta yang tetap memilih tinggal, bahkan ketika hujan turun tanpa henti. Ia menutup buku itu, menatap langit, dan untuk pertama kalinya dalam waktu yang lama — hatinya benar-benar tenang. Tidak ada lagi surat yang tak terkirim, tidak ada lagi kata yang tak terucap.
1.4K viewsOngoingAdded to Library 31 Times as tidak ada yang lebih tabah dari hujan bulan juni
Read
+Library
UNFINISHED PAST

UNFINISHED PAST

BAB 1 | Hari Pertama Chaira Kuliah Hujan Ada yang berbeda dengan hujan kali ini.. Cara langit menumpahkan air, di mataku tampak tak biasa. Kadang dengan lembut mereka turun, lalu bertambah kian deras. Ah, bukankah hanya air yang datang secara bersamaan? Mengapa aku merasa terusik? Rupanya, hujan kali ini hadir diringi kenangan.
104.1K viewsOngoingAdded to Library 111 Times as tidak ada yang lebih tabah dari hujan bulan juni
Read
+Library
In Relationship

In Relationship

Bagian mana deru napas berembus tak terputus keruh? Nyatanya sakit itu berkat hujan. Lukanya kembali basah, bahkan setelah tawa-tawa berderai bersama hujan membuatnya menyerah. Langkah terakhir, gerak terakhir, dengan napas terakhir. Bersama hujan yang tak kunjung usai. Bumi, September tahun ini.
87.1K viewsCompletedAdded to Library 184 Times as tidak ada yang lebih tabah dari hujan bulan juni
Read
+Library
Mengejar Mantan

Mengejar Mantan

Joshua tidak akan pernah menjadi orang yang menghadapi kesalahannya, apakah itu enam tahun yang lalu atau saat ini. Hujan terus mengguyur diluar jendela, begitu deras sehingga kaca depan menjadi buram, dan semakin sulit bagi SUV untuk melaju di jalan raya. Setiap kali mobil harus berputar melewati beberapa pohon tumbang di pinggir jalan, Luna tidak bisa menahan perasaan cemasnya. Dia dulu takut dengan cuaca seperti ini … tapi saat ini, dia tidak peduli lagi, selama dia bisa menemukan Nigel dan Nellie dan melindungi mereka.
9.1765.2K viewsCompletedAdded to Library 27.5K Times as tidak ada yang lebih tabah dari hujan bulan juni
Show Reviews (190)
Read
+Library
Cathalina
uda bab 744 emosi bacanyaaa kyk apaan bgt sih di ulang2 muncul cewenya uda mati muncul lg yg baru, uda di bab 744 muncul aja uda 3 cewe yg suka sm joshua, kapan joshua sm lunaaa bersama kalo salah paham mulu dehhhhhh
Ossy Lestari
sudah habis koin banyak tapi ceritanya salah paham terus udh sampe eps 700 langsung aku baca acak ternyata sampe eps terbarunya pun masih salah paham aja cape org baru, salah paham, ganti org baru lagi salah paham ah sudahlah cape jadi bosen
Read All Reviews
Rain

Rain

Ucap Tania dengan senyum dan itu membuat Rain malu karena dia makan berantakan Dan setelah selesai makan dan hari sudah larut malam, Tania mengambil piring tersebut untuk menaruhnya di dapur dan berpamitan untuk tidur malam, dan Rain pun mengizinkan dan Tania pun keluar dari kamar Rain, sementara Rain kembali menatap purnama yang akan menghilang dan akan di gantikan oleh rintik hujan yang deras, dan benar saja tidak lama kemudian hujan deras pun turun dan membasahi semua yang ada di bawahnya dn membuat kaca besar itu ber embun dan hujan tersebut menyebaban udara yang sejuk tadi menjadi dingin sekali dan seketika dia berlari ke lemari baju dan mengambil jaket yang tebal lalu memakainya dan se
9.130.1K viewsOngoingAdded to Library 753 Times as tidak ada yang lebih tabah dari hujan bulan juni
Read
+Library
Badai Pun Belum Berlalu

Badai Pun Belum Berlalu

(siapa yang bisa mengerjakan pr silahkan maju dan kerjakan) diluar dugaan ku, semua teman-temanku, seakan mematung sama sepertiku, otakku kupaksa bekerja lebih keras, agar sedikit bisa mengingat pelajaran yang disampaikan, ahh dasar ini otakku, tak ada sinyal yang masuk sedikitpun. "coba garapen siji ae" (coba kerjakan satu saja) suaranya seakan menggema diruang kelas ini, aku berharap salah satu temanku segera maju, dan jangan sampai pak hitam sampai menunjuk salah satu diantara kami, suara jantungku seakan berpacu dengan detak jam didnding diatasku, tanganku mulai basah dkarena keringat dingin, aku melirik teman disampingku, mereka tak jauh beda denganku, didepan ku hanya tersisa dua murid
3.1K viewsOngoingAdded to Library 89 Times as tidak ada yang lebih tabah dari hujan bulan juni
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status