Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Pay Me With Your Body

Pay Me With Your Body

“Lalu dimana anakmu yang lain?” Ryuu mendesah ringan, wajahnya melembut. “Sejak mereka punya adik baru, kegiatan favorit Akio dan Ayaka adalah selalu berada di dekat Akira. Jadi sekarang, kalau Elle dan bayi itu masih di mobil, mereka pun enggan turun." Dominic tak bisa menahan tawa kecil. “Sepertinya kamu sudah kalah saing dengan istrimu, ya?”
1048.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 969 kali sebagai stay with me mayonaka
Baca
+Pustaka
Me and You

Me and You

Wajah, aku baru turun sepuluh menit setelah lonceng istirahat berbunyi. “Rian!” Rikky melambai-lambaikan tangannya agar aku bisa melihat keberadaan mereka. Sekilas, aku melihat Liana yang memandang juga ke arahku setelah Rikky memanggil. Pandangan kami bertemu sebentar. Mengingat kejadian kemarin, aku memutuskan untuk membiarkan kediaman ini sebagai jalan utama untuk merelakannya. Karena tidak ada lagi tempat duduk yang tersisa dari orang-orang yang kukenal, setelah mie ayam pesananku jadi, aku memutuskan untuk bergabung dengan mereka.
102.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 96 kali sebagai stay with me mayonaka
Baca
+Pustaka
Comeback With You

Comeback With You

mereka sudah menunggu Laluna dan juga Sania. "Kalian bertiga tunggulah di meja nomor empat, kalian boleh pesan makanan sesuka hati! Jangan lupa aktifkan headset kalian! Kami berdua akan menemui mereka." Sania dan Laluna menuju meja makan Pak Kepala. "Dirga, Namo ini baru namanya rejeki nomplok." Kata Diyon yang sedang membaca menu makanan. Dirga memukul kepalanya.
103.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 134 kali sebagai stay with me mayonaka
Baca
+Pustaka
BE WITH YOU

BE WITH YOU

“Kayak gini. Kaos persahabatan kita. Kata kamu, kita bisa jadi teman baik, kan? Tapi aku pengin kita jadi sahabat.” Kaos itu berwarna putih dengan kalimat indah berbentuk sablon warna hitam tertulis di depannya. ‘ Don’t worry, because best friends stay forever’ Aku suka dengan kata-kata itu. Aku juga senang sekali bisa terus berteman bahkan bersahabat dengan Manee. Mungkin ada sesuatu yang tidak kupahami dalam dirinya, tapi bukankah itu yang namanya sahabat? Bukan hanya memahami tapi juga menerima. Aku seperti memiliki sesuatu yang baru, yang memberi semangat baru untuk menjalani hidup ke depan. Aku tidak usah bingung lagi bila ingin bercerita, mencurahkan isi hati, atau apa pun yang membutu
103.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 149 kali sebagai stay with me mayonaka
Baca
+Pustaka
Atasanku Menggodaku

Atasanku Menggodaku

Aku sudah malas bicara dengan dia. Karena kalau terus bicara, aku bisa muntah karena muak. Tidak disangka dia masih terus genggam tanganku erat-erat. "Kamu maunya apa sih?" "Temani aku malam ini." Ekspresi Kai dipenuhi senyum mesum. "Putus pun harus ada penutupnya, 'kan? Minimal, kita tidur bareng terakhir kalinya." "Plak!" Aku tampar dia sekuat-kuatnya.
18.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 666 kali sebagai stay with me mayonaka
Baca
+Pustaka
Me and My Destiny

Me and My Destiny

Ya Tuhan, Hanya Bunda yang ku miliki di dunia ini Jangan biarkan Bunda merasakan sakit sedikitpun Buat Bunda kuat melewati ini semua Jangan buat Bunda pergi meninggalkanku Aku sayang Bunda Aku tak memiliki siapapun selain Bunda Air mata mengalir deras di pipi Kia, meskipun tak terdengar tangisan dari bibirnya. ---
9.918.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 686 kali sebagai stay with me mayonaka
Baca
+Pustaka
A Part of Me

A Part of Me

Lalu, dia segera masuk ke mobil agar kami segera meluncur. Dalam mobil, Padi menyetel lagu Stayin Alive dari Bee Gees. Larut pada liriknya, gue gak mendengar kalau Padi bicara. Dia harus menekan klakson agar gue bisa menyimak perkataannya. “Lo hafal lagu ini, ya?” tanyanya, diawali dengan tawa. “Iya nih, dirumah gue suka denger lagu ini. Lo suka?”
2.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 73 kali sebagai stay with me mayonaka
Baca
+Pustaka
Let's Play With Me

Let's Play With Me

kata Max sambil mengulurkan tangannya. Cora menjabatnya sambil tersenyum ramah, walaupun dia sudah sangat mengenal Max. "Aku Cora." "Kau sedang mendengarkan apa?" tanya Max melihat, walkman yang sedang Cora pakai. "Ini lagu lama. Kau pasti tidak suka." "Ini sudah jadi barang antik sekarang." Max terkekeh sambil membolak-balikkan walkman itu. "Aku mau dengar." Dia kemudian memindahkan walkman dari telinga Cora ke telinganya.
107.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 276 kali sebagai stay with me mayonaka
Baca
+Pustaka
Pulang Ka Bako

Pulang Ka Bako

Tawa segerombol pemuda yang saling hina itu membahana di seantero kafe. "Putus gara-gara apaan, lo?" Boby duduk sambil bersandar menatap Pian dengan wajah mendongak, layaknya seorang majikan pada pembantunya. "Gue berak kelamaan di mall, si Mira telat masuk ke studio karena gue lama—" "Wanjir!" Serempak kembali tawa mereka pecah.
109.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 312 kali sebagai stay with me mayonaka
Baca
+Pustaka
Marry Me

Marry Me

Kecanggungan antara Vera dan Rena terlihat jelas dari gestur tubuh keduanya, saling melirik satu sama lain, namun enggan membuka obrolan lebih dulu. "Gimana?" Rena akhirnya buka suara setelah keheningan yang cukup lama, menurunkan sedikit egonya untuk berbicara lebih dulu. "Nggak ada yang sakit 'kan? Kata Dokter Maya, hari ini lo udah boleh pulang." Vera mendesis pelan, melirik sinis Rena. "Nggak usah sok perhatian lo! Bukannya lo seneng, lo pasti lagi bahagia banget 'kan lihat gue sengsara kaya gini?"
1015.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 480 kali sebagai stay with me mayonaka
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status