Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
SUMPAH PELAKOR

SUMPAH PELAKOR

tanya pelayan toko yang menggunakan sarung tangan. “Untuk pacar, saya belum nikah,” jawabnya bohong. “Oh, iya, mau apa, gelang, kalung, cincin atau anting-anting?” “Kalung aja. Dia suka pakai baju yang lehernya terbuka.” Kemudian Aziz dibawa ke beberapa pajangan leher yang bertakhtakan kalung putih lengkap dengan matanya. Namun, lelaki itu tak sadar diri. Ia memasuki toko perhiasan yang harganya kalungnya paling murah 30 juta rupiah.
102.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 90 kali sebagai stiker peluk
Baca
+Pustaka
[BUKAN] PELAKOR

[BUKAN] PELAKOR

Bola itu dilemparkan ke dalam gelas, jika berhasil masuk, maka mereka harus memilih secara random ingin mencium siapa. Semua mendapat giliran. Saatnya giliran Lily. Gadis itu melempar bola pingpong pada gelas yang telah disusun. Hap! Langsung masuk, tepat sasaran. Lily melihat satu-satu persatu manusia itu yang bisa ia cium.
1042.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai stiker peluk
Baca
+Pustaka
Istri, Genggam Aku!

Istri, Genggam Aku!

Memijat area yang sakit karena tusukan jari Dewi kemudian dia berkata dengan tenang, "Saya tidak mengenalinya. Wiwi wiu, menjadi tergila-gila akan mempengaruhi citra 'wanita anggung' anda. " "Sobat ku yang paling baik Nayla, akan ada hari ketika kamu mati karena informasi yang tidak memadai!" Dewi mengatupkan bibirnya. Nayla mengangkat alisnya, "Orang biasa yang tinggal di tempat-tempat berita atau gosip tidak beredar, tidak akan tertekan oleh kalimat itu."
9.82.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 88 kali sebagai stiker peluk
Baca
+Pustaka
Cinta Membuatku Takut Kehilangan

Cinta Membuatku Takut Kehilangan

“Nanti peluk lagi, ya. Nggak mau tahu. Tadi itu bukan peluk. Mana ada peluk sedetik doang. Itu namanya nempel doang.” Mika menguap kecil. “Emang peluk itu harus berapa lama, sih?” “Nggak tahu juga. Tapi aku maunya peluk kamu lima jam. Kamu bakal aku kekep sampe nggak bisa napas.” “Mati, dong, aku?” Air melebarkan matanya. “Hush! Ngomongnya jangan sembarangan.”
1.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 41 kali sebagai stiker peluk
Baca
+Pustaka
SUAMI DARI ALAM LAIN

SUAMI DARI ALAM LAIN

Bismillah SUAMI DARI ALAM LAIN #Part_75 #by: R.D.Lestari. "Sayang ...," aku mengecup kening Stella pelan. Menandakan betapa rindunya diriku pada bocah kecil bermata bulat itu.. Raut wajahnya amat sumringah saat tanganku menggapainya dan membawanya dalam gendonganku. "Maafin Mama, ya, Sayang. Mama lama ya ninggalin kamu?" aku mencium pipinya gemas.
1024.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 592 kali sebagai stiker peluk
Baca
+Pustaka
Dihukum ke Pelukan Kembang Desa

Dihukum ke Pelukan Kembang Desa

Bahkan kedua tangannya kini meremas pinggul Sinta. "Ayo, Mas kita pindah. Supaya aku bisa pijit kamu sampe tuntas," godanya lalu kembali mengecup leher Rama. Rama tidak tahan. Si Joni bahkan sudah tidak sabar untuk segera bertemu dengan kenikmatan yang sedari tadi menggodanya itu. Tangannya memegangi pinggul Sinta, membawa serta wanita itu yang menempel di tubuhnya. Memeluk erat dan menenggelamkan kepalanya di lekukan lehernya.
492 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 15 kali sebagai stiker peluk
Baca
+Pustaka
ERBLINIE: Warisan Dosa dan Pernikahan Palsu Sang Agen

ERBLINIE: Warisan Dosa dan Pernikahan Palsu Sang Agen

“Apa maksudmu aku pelindung anti-kutukan?” “Peredam tabrakan,” jawab Margarethe datar. Dari depan, Leonhardt menukas lirih, “Jangan bersin. Aku tempelkan stiker ‘MATA-MATA’ di punggungmu.” Adelheid mendesis. “Kalau aku bersin, itu karena parfummu menyengat seperti senjata biokimia.” Margarethe menahan tawa tipis. Mereka berhenti di pintu samping ruang pamer.
101.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 37 kali sebagai stiker peluk
Baca
+Pustaka
TAKLUK DI PELUKANNYA

TAKLUK DI PELUKANNYA

“kalau ini cara mereka narik gue ke dalam, gue mau pastiin siapa aja yang main.” lucien maju, memakaikan gelang pelacak di pergelangan tangannya. “kalau sesuatu terjadi, tinggal tekan dua kali. gue bakal dateng.” auryn mencium pipi lucien sekilas. “dan kalau lo dijebak?” “gue udah biasa dijebak,” jawabnya dengan senyum sinis. “yang belum biasa itu lo.”
992 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 39 kali sebagai stiker peluk
Baca
+Pustaka
CAP PELAKOR

CAP PELAKOR

Melisa bergegas masuk ke dalam kamar, dia menutup pintu dan menguncinya dari dalam. Melisa melangkah menuju ranjang dan meringkuk di atasnya, kembali dia menumpahkan tangis meratapi semua penyesalannya yang telah egois mengharapkan cinta dari suami orang lain. Hingga sekarang dia harus selalu menyandang sebutan pelakor seumur hidupnya. Beban mental yang harus dia tanggung karena kesalahannya seakan tak sanggup lagi dia tanggung.
4.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 143 kali sebagai stiker peluk
Baca
+Pustaka
Terperangkap dalam Pelukan Terlarang

Terperangkap dalam Pelukan Terlarang

Ateera tidak menjawab, dia hanya terus berusaha untuk menemukan cara agar terbebas dari situasi menakutkan ini. “Kau sudah melihat milikku kan tadi? Ini pasti tidak akan muat, kan? Karena itu....” “Aahh, haaa.” Ateera mengerang, saat tak terduga pria itu memasukkan satu jarinya ke dalam miliknya. Seakan tengah menggali sebuah lubang, jarinya yang tebal dan panjang terus menerobos masuk, memainkan dinding bagian dalam milik Ateera.
821 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 20 kali sebagai stiker peluk
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
456789
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status