Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Cinta Kita Sudah Sampai Ujung

Cinta Kita Sudah Sampai Ujung

Pernikahan kontrak itu disepakati berlangsung selama lima tahun. Meskipun mengetahui bahwa Steven memiliki kekasih cantik di luar sana, Vanesa tetap memilih untuk menahannya. Hingga Vanesa menemukan bahwa putra yang sudah dia anggap seperti anak kandung ternyata adalah anak Steven dengan kekasihnya. Baru pada saat itu Vanesa sadar. Ternyata pernikahan ini sejak awal adalah sebuah penipuan. Sang kekasih yang menganggap dirinya sebagai istri sah, membawa surat cerai yang disusun Steven untuk menemui Vanesa. Hari itu, Vanesa mengetahui bahwa dirinya hamil. Vanesa merasa tidak perlu mempertahankan seorang pria bajingan. Karena anak itu dari kekasih Steven, Vanesa akan mengembalikannya pada mereka. Vanesa yang sudah memutuskan cinta dan perasaan, mulai menunjukkan kemampuannya. Dia hidup mandiri, berhasil meraih kekayaan. Keluarga yang dulu menindas serta menghina dirinya merasa menyesal. Mereka bergegas datang untuk menyanjungnya. Para anak orang kaya yang dulu mengejek Vanesa, mengatakan bahwa dia naik pangkat karena mengandalkan pria, juga merasa menyesal. Mereka berlomba-lomba menawarkan cinta serta uang. Anak yang pernah dihasut oleh wanita lain juga merasa menyesal, menangis sambil memanggilnya Ibu. … Saat tengah malam, Vanesa menerima telepon dari nomor asing. Suara Steven yang mabuk berat terdengar dari ujung lain telepon, "Vanesa, kamu nggak boleh menerima lamarannya. Aku nggak menandatangani surat cerainya."
9.5731.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 16.8K kali sebagai suara telepon berdering
Tampilkan Ulasan (97)
Baca
+Pustaka
Ida Nuraida
Vanessa normal jika kau marah.. tapi terlalu egois sama Regan. Regan dalam masa pencarian jati diri dan pasti akan berdampak tidak baik karena penolakan. justru percaya Jessica.. ah.. runyam. disaat Steven berjuang mendapatkan kepercayaan Vanessa, temperamen Vanessa jadi samar sifat keibuan.
Agis Sat
ceritanya mulai seru guys Vanesa mulai jatuh cinta lagi ke Steven setelah tau pernikahan Steven palsu dan Steven nggali longsoran dengan tangannya sampai terluka gara2 ngira Vanesa kena longsor dan kejebak dimobil. ceritanya ini mulai seru.. mereka kayak anak ABG lagi kasmaran.. makasih kaak author
Baca Semua Ulasan
Dendam Berujung Cinta

Dendam Berujung Cinta

Eni Sihombing
Kapten Arya Bimantara sedang dalam tugas Negara , tepatnya di perbatasan Kalimantan, hapenya berdering di lihatnya panggilan dari ayahnya, segera kapten Arya mengangkat panggilan dari ayahnya. Ternyata ayahnya mengabarkan jika saudara kembarnya Aryo Bimantara dan iparnya Lily Prisilia meninggal d
104.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 106 kali sebagai suara telepon berdering
Baca
+Pustaka
Pengasuh Duda Lima Puluh Juta

Pengasuh Duda Lima Puluh Juta

"Lima puluh juta?!" Teriakan seorang gadis berwajah ayu yang berada di balik meja kasir minimarket menarik perhatian sejumlah pelanggan. Nadia langsung memasang ekspresi tidak enak sembari membungkuk kepada orang-orang sekitar, berusaha memohon maaf. Kemudian, dengan suara yang direndahkan, dia bertanya, "Apa bisa saya ambil cicilan?" Nadia memasang wajah khawatir sembari mendengarkan lawan bicaranya dari ujung telepon yang lain. "S-saya mengerti. Saya akan berikan kabar segera." Begitu panggilan itu dimatikan, gadis tersebut menghela napas berat. Wajahnya tampak muram, pusing memikirkan biaya operasi yang perlu dilaksanakan oleh ibunya. Bahkan dengan upahnya bekerja paruh waktu di tiga tempat sekaligus, dia masih belum bisa membayar tagihan tersebut. 'Dari mana aku bisa mendapatkan uang sebanyak itu?' batin Nadia resah.
9.7181.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5.2K kali sebagai suara telepon berdering
Baca
+Pustaka
Melepas Cintaku Demi Cintamu

Melepas Cintaku Demi Cintamu

"Rena, aku akan selalu mencintaimu!" desah Jeremy tak tertahankan. Tepat saat dia hampir mencapai klimaks, ponselnya tiba-tiba bergetar. Dalam kondisi seperti itu, tentu saja dia mengabaikannya. Namun tak lama kemudian, layar ponselnya menyala. Begitu Jeremy melihat nama yang tertera, tubuhnya langsung menegang. Rena mendengarnya mengangkat telepon dan berkata, "Halo?" Di tengah sunyinya malam, suara dari ponsel terdengar sangat jelas, "Jeremy, kamu tahu nggak ... Nadia ...." Jeremy buru-buru memotongnya dengan suara rendah dalam bahasa asing, "Kecilkan suaramu, ini bukan waktu yang tepat." Lawan bicaranya langsung berganti bahasa, tetapi suaranya tetap terdengar keras, "Hasil pemeriksaan rumah sakit sudah keluar. Nadia kena kanker stadium akhir. Hidupnya tinggal sebulan! Dia ingin jadi istrimu. Kamu bisa nggak kabulkan keinginan terakhirnya sebelum dia pergi?" Ekspresi Jeremy langsung berubah drastis. "Apa?! Tunggu aku!" Setelah menutup telepon, dia menoleh ke Rena dan berkata dengan lembut, "Rena, aku ada urusan penting, harus keluar sebentar. Kamu istirahat saja dulu, nanti aku segera balik." Tanpa menunggu jawaban darinya, Jeremy buru-buru pergi untuk bersih-bersih dan mengganti pakaian. Dia meninggalkan rumah tanpa menoleh sedikit pun. Sesaat kemudian, layar ponsel Rena menyala. Ternyata pesan dari Nadia. [ Rena, kamu kalah. Dari dulu aku sudah bilang, Jeremy itu milikku. ] Tepat di bawahnya, ada pesan lain yang dikirim tiga hari lalu. [ Kalau aku kena kanker, menurutmu Jeremy bakal ninggalin kamu buat datang ke aku nggak? Aku yakin dia pasti datang. ] Tatapan Rena perlahan terangkat dari layar ponsel ke arah pintu kamar yang masih terbuka. Jeremy tidak tahu, dia sudah lama belajar bahasa asing itu. Seluruh percakapan tadi, didengar dan dipahaminya dengan jelas. Sejenak kemudian, wajah Rena menyunggingkan senyuman yang begitu pahit dan menyedihkan. "Iya ... aku memang kalah ...."
6.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 167 kali sebagai suara telepon berdering
Baca
+Pustaka
lantai tiga belas

lantai tiga belas

Sinta, perawat magang di Rumah Sakit Umum Kartika, tak pernah menyangka bahwa panggilan telepon pertamanya akan datang dari lantai yang tak seharusnya ada—lantai tiga belas. Sejak malam itu, hidupnya berubah menjadi teror yang tak berkesudahan. Lorong-lorong sunyi, suara langkah di tengah malam, dan sosok perempuan yang menyerupainya—semuanya membawa Sinta semakin dekat pada rahasia kelam yang terkubur di rumah sakit tua itu. Namun semakin ia menggali, semakin ia sadar... mungkin lantai tiga belas bukan hanya bagian dari bangunan. Mungkin, lantai itu adalah pintu ke dunia yang tak bisa ia tinggalkan. “Jangan pernah naik ke lantai tiga belas... karena sekali kamu ke sana, kamu tak akan kembali sebagai dirimu yang dulu.”
1.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 24 kali sebagai suara telepon berdering
Baca
+Pustaka
Akhir Dari Segalanya

Akhir Dari Segalanya

Baru setelah sebulan menemani selingkuhannya keluar negeri untuk melepas penat dan sama sekali tidak menerima kabar dariku, barulah sang pacar menyadari ada sesuatu yang tidak beres. Di sela-sela kesibukannya, dia menelepon sekretarisnya. “Bagaimana pemulihan luka di kaki Celine? Aku mengambil kulitnya untuk cangkok kulit Gwen, dia nggak menyalahkanku, ‘kan?” Orang di balik telepon terdiam cukup lama, lalu dengan suara pelan menjawab, “Nona Celine sudah mengurus prosedur keluar dari rumah sakit sebulan lalu dan sudah pergi meninggalkan Keluarga Vier.” Mendengar itu, dia baru teringat hari runtuhnya hotel waktu itu. Saat itu dirinya reflek memeluk Gwen ke dalam pelukannya dan tatapan mataku terasa begitu putus asa, tapi juga tegas. Bukan tatapan kesedihan, melainkan sebuah perpisahan.
13.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 439 kali sebagai suara telepon berdering
Baca
+Pustaka
Cinta Sejatinya

Cinta Sejatinya

Di saat Dimas sedang melamar samaku, ada panggilan telepon yang masuk. Jaraknya sangat dekat, aku bisa mendengar dengan jelas suara di telepon. “Bang Dimas, aku terluka, kakiku sangat sakit.” “Plak!” Dimas menutup kotak cincin tanpa ragu, “Janet terluka, lamarannya lain kali saja.” Setelah itu, dia berlari pergi di bawah tatapan bingung dari orang-orang. Aku belum pernah bertemu dengan Janet, tapi jejaknya ada di mana-mana dalam hidupku. Saat makan, Dimas akan mengatakan bahwa Janet suka makanan manis, dan saat berpakaian, aku tahu dia suka warna ungu muda. Aku sudah bertengkar dan marah, tapi Dimas selalu mengatakan: “Kamu terlalu cemburu, siapa sih yang tidak punya cinta sejati? Masa laluku adalah dia, masa depanku adalah kamu.” Akhirnya, aku menemukan pria yang menganggapku sebagai cinta sejatinya, William Anderson, dan aku berkata: “Mari kita menikah.”
9.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 303 kali sebagai suara telepon berdering
Baca
+Pustaka
Surat Perceraian Sebagai Hadiah Pernikahan

Surat Perceraian Sebagai Hadiah Pernikahan

Di hari perayaan ulang tahun pernikahan ketiga mereka, hadiah yang disiapkan Debora untuk suaminya adalah selembar surat perjanjian cerai. Dia melirik kursi kosong di seberangnya, lalu menelepon pengacaranya. "Pak, surat perjanjian ceraiku sudah selesai dibuat?" Debora duduk sendirian di meja makan. Cahaya lilin yang berkelip di atas meja memantul di wajahnya, membuat ekspresinya sulit ditebak. "Sudah selesai, Bu. Saya sudah pesan kurir untuk antarkan." Suara pengacara terhenti sejenak, lalu dia bertanya ragu-ragu, "Hari ini ulang tahun pernikahan ketiga Anda dan Pak Bravy. Anda yakin ingin mengajukan perceraian di hari yang begitu bermakna?" Bermakna? Tatapan Debora tertuju pada hidangan yang sudah dingin sejak lama. Kilatan ejekan untuk diri sendiri melintas di matanya. Hari peringatan hanya berarti jika diingat oleh kedua pasangan. Jelas, dalam hubungan antara dirinya dan Bravy, hanya dia yang mengingatnya. Baru saja telepon ditutup, terdengar suara pintu dibuka dari arah depan. Bravy masuk dengan wajah lelah, tetapi kegembiraan dalam nada suaranya tak bisa disembunyikan. "Kasus perceraian Amanda akhirnya selesai. Dia akhirnya bisa benar-benar lepas dari pria yang suka KDRT itu." Setelah sebulan tak bertemu, kalimat pertama yang diucapkan Bravy padanya justru tentang cinta pertamanya yang akhirnya bercerai.
2.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 64 kali sebagai suara telepon berdering
Baca
+Pustaka
Belongs To Mr Lehon

Belongs To Mr Lehon

penuliskecil
Diterima menjadi staff finance di perusahaan itu tak sewajarnya membuat Kiara berhubungan erat dengan general manager yang sebentar lagi akan diangkat resmi menjadi bos. Lalu ada apa ini? "Kiara Haega, datang ke ruangan saya sekarang juga! Ini panggilan terakhir dan tidak ada toleransi." Suara kencang memekik yang keluar dari telepon itu membuat seisi ruangan menatap dengan tatapan kosong ke arah gadis itu. Kiara buru-buru melangkahkan kaki dengan bermodalkan secarik kertas, pena, dan detakan jantung yang tidak beraturan. "Selamat sore, Pak. Ada masalah a—" "Siapa kamu sebenarnya? Bisa kamu ceritakan masa lalumu yang sepertinya sangat kelam itu? Kiara Haega. Baiknya kita memainkan peran balas dendam atau ganti rugi?" "Ap-apa maksud, Anda?" *** Masa lalu seperti apa yang dimaksud oleh sang general manager? Bagaimana kisah Kiara setelah ini? Apakah dia masih tetap bertahan bekerja di sana demi sang ayah?
102.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 79 kali sebagai suara telepon berdering
Baca
+Pustaka
Ditinggalkan Suami Dan Anak Demi Cinta Pertamanya

Ditinggalkan Suami Dan Anak Demi Cinta Pertamanya

Tepat pada peringatan sepuluh tahun pernikahan kami, juga bertepatan dengan ulang tahun kesepuluh anakku, aku sudah menyiapkan rencana sejak sebulan sebelumnya. Aku merencanakan perjalanan wisata keluarga bersama suami dan anakku. Namun, menjelang hari keberangkatan, ayah dan anak itu justru menghilang begitu saja. Tinggal aku seorang diri berdiri di jalanan yang diguyur hujan deras, menelepon mereka berulang kali. Di seberang sana, terdengar suara anakku yang masih kekanak-kanakan, dingin dan tak sabar. "Papa lagi temani Tante Brittany makan, kami nggak mau pergi lagi." Telepon itu ditutup dan aku langsung diblokir. Ayah dan anak itu sengaja mengunciku di luar rumah, membuatku kedinginan semalaman penuh. Ditambah dengan hujan deras semalam, malam itu juga aku demam tinggi hingga menderita pneumonia. Sementara ayah dan anak itu justru sibuk berlibur bersama Brittany, bahkan mengambil foto liburan keluarga. Kali ini, aku tahu bahwa pernikahan ini benar-benar telah sampai di ujung jalan.
2.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 76 kali sebagai suara telepon berdering
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
50
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status