Susahnya Jadi Mas Joko
“Dengan hanya kedua bola mataku yang tampak dari bidang jendela bus, aku melihat dia. Dan rupanya, dia juga sedang melihat ke arahku! Beberapa saat aku terus menatap dia sambil membayangkan dan mereka-reka. Bagaimana bentuk matanya yang selalu tertutup kacamata sport itu? Bagaimana bentuk hidungnya, bibirnya, dan keseluruhan wajahnya yang selalu tertutup kain buff itu?”
“Beberapa saat aku terus memandang dia. Begitu pun dia yang beberapa saat juga memandang ke arahku. Mungkin, antara kami berdua, dia yang lebih dulu merasa salah tingkah. Buktinya, tak lama setelah kami berpandangan dia pun menoleh ke belakang. Dia merasa aku sedang memandang sesuatu di belakang dia. Padahal, padahal.., oh, k
Bab Populer