Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Wanita Kedua

Wanita Kedua

Jendela yang tidak tertutup, satu sisinya sedikit terbuka, hanya terlindungi sepasang vitrase polos berwarna putih sehingga angin senja menerpanya perlahan. Bila hembusan angin tepat menyingkap lebih lebar, maka seluruh tubuh dua orang yang berada di bagian dalamnya akan terlihat sangat jelas. Anna masih berdiri terperangah dengan apa yang di lihatnya. Atasan yang di kenal setia dan takut pada istrinya itu ternyata punya sisi lain yang baru di ketahuinya.
101.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 44 kali sebagai sudut pandang kedua
Baca
+Pustaka
Wanita Kedua

Wanita Kedua

"Tapi, Tante yakin dia ngga polos-polos amat. Tante pernah liat dia dan Dru berdiri sangat dekat. Ya, seperti orang berpelukan." Kinaya melemparkan pandangannya keluar jendela cafe. Kedua tangan wanita itu terkepal di atas meja. Wajahnya mengeras dengan napas tersengal. Mendengar semua perkataan Ratmi membuat api kemarahan dan cemburu padu dalam dada, begitu panas hingga rasanya menembus batok kepalanya.
6.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 149 kali sebagai sudut pandang kedua
Baca
+Pustaka
Dua Sisi

Dua Sisi

Ameera memutar bola matanya, pada akhirnya tatapannya menemukan sebuah tempat yang mencairkan otaknya. Ameera mendekat ke arah gedung yang ia perhatikan dari jarak beberapa meter. Sesaat ia berdiri seraya menilik ke dalam gedung ruangan staf pesantren dari luar jendela kaca. Sepasang netra Ameera menyapu seluruh isi ruangan. Tak ada seorang pun di sana. Kemudian pandangannya beralih pada sebuah lemari kaca yang transparan. Letaknya di sudut ruangan lurus berseberangan dengan tempatnya berdiri. Ameera dapat melihat sekumpulan telepon genggam tersimpan di sana.
108.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 332 kali sebagai sudut pandang kedua
Baca
+Pustaka
Kesempatan Kedua

Kesempatan Kedua

Cara sudut pandang Arletta menunjukkan bahwa cara berpikirnya cerdas dan teliti. Keevan belum mengatakan apa pun. Pria itu menatap dalam pancaran mata tegas Arletta. Jika dulu dia melihat tatapan mata Arletta yang lemah lembut, kali ini dia sudah tidak lagi melihat pancaran mata lemah lembut milik Arletta.
1046.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.5K kali sebagai sudut pandang kedua
Baca
+Pustaka
Kesempatan Kedua

Kesempatan Kedua

Semua bayangan itu muncul seperti kaset rusak yang diputar kembali, “Baik, saya tidak ingat dengan pertemuan kedua kita, Pak. Untuk itulah saya merasa ini tidak valid. Sebentar, jangan memotong ucapan Saya. Karena saya tidak mengingat pertemuan kedua kita, saya menganggap hari ini adalah pertemuan kedua kita. Jika, kita bertemu secara tidak sengaja sekali lagi, saya akan percaya bahwa Anda dan Saya memang berjodoh. Bagaimana pak?”
10125.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.8K kali sebagai sudut pandang kedua
Tampilkan Ulasan (58)
Baca
+Pustaka
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Zamramzi Rompees
Ceritanya bagus n seru, pemeran utama wanitanya meski disakiti tapi ga menye² krn ada support sistem yg bagus dari orang² terdekatnya untuk bangkit lagi. Yg paling sy suka, ceritanya ga terlalu bertele-tele.
Baca Semua Ulasan
Tingkat Dua

Tingkat Dua

"Kamu nggak ngerasa ada sesuatu?" Aku menggeleng. "Coba diperhatiin sekali lagi, Ka." Mataku kembali memfokuskan pandangan ke arah yang ditunjuknya itu. Berdiri dari kursi, lalu berjalan melangkah untuk mendekati foto tersebut. Wait! Aku semakin mendekatkan langkahku kepada objek yang sedang diamati ini. Aku menoleh ke arah Bang Radit. "Itu yang kedua dari kanan, abang bukan?" Tanyaku dengan jari telunjuk mengarah ke arah gambar yang dimaksudkan.
1.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 27 kali sebagai sudut pandang kedua
Baca
+Pustaka
Lelaki Kedua

Lelaki Kedua

Hal itu kembali membuatku berada dalam kebimbangan. “Kenapa?” Ia malah balik bertanya. Aku menoleh ke samping. Menatap lekat wajah itu. Kemudian menarik napas panjang. Aku kembali membuang tatap saat kelopak mata ini terasa memanas. “Kenapa membuatku berada dalam posisi sulit?” “Maksudnya?” Ia memutar tubuh, hingga kami berhadapan. Lalu meraih daguku. Menatap lekat ke dalam netra ini.
108.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 249 kali sebagai sudut pandang kedua
Baca
+Pustaka
AFTERFALL

AFTERFALL

malam sebelumnya Tatapan penuh permusuhan itu tampak dengan amat jelas di antara kedua tanganya. Meja bundar sebagai penengah itu agaknya terlampau kecil untuk menghalau aura menegangkan diantara keduanya.
108.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 162 kali sebagai sudut pandang kedua
Baca
+Pustaka
Istri Nakal Mas Petani

Istri Nakal Mas Petani

pinta Sully, menunjuk kamera di sebelah kirinya. Sully tahu kalau sejak tadi Wira memandanginya dari sedikit tepi kaca yang memantulkan wajah mereka. Pria itu bukan memandang bagian atas tubuhnya yang banyak terekspose, tapi memandang wajahnya. Benar-benar memandang wajahnya. Namun, tiap kali Sully hendak menoleh, Wira dengan gesit mengalihkan pandangannya.
10818.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 16.4K kali sebagai sudut pandang kedua
Tampilkan Ulasan (334)
Baca
+Pustaka
Amoy82
Dari semua novel yg kubaca di platform ini, karya ini adalah karya terbaik. Mulai dari judul yg memberikan makna lain. sampai isi. Jangan tanya soal tata bahasa, begitu rapi dan memerhatikan rima. Deskripsi suasana yang begitu rinci, membuat pembaca khususnya saya, menikmati dan merasa berada disana
q_ya
dulu pertama liat judul nya ga begitu tertarik, tapi setelah bingung baca karya njus yang mana lagi akhirnya aku bacalah..dan ternyata malah jatuh cinta yang kedua ... setelah yang pertama sama pak Roy..... tapi bukan berarti saya ga suka tokoh lain ka jus.. semuanya saya suka tp fav Om Roy&mas wir
Baca Semua Ulasan
Dipaksa Menikahi Tuan Muda Kejam

Dipaksa Menikahi Tuan Muda Kejam

Sesekali matanya melirik tajam ke arah Kanselir, seolah ingin merebut gulungan itu sebelum sempat dibuka. Sebaliknya, Pangeran Kedua berdiri tegak dengan senyum tipis yang sulit ditafsirkan. Sorot matanya seperti elang yang menunggu mangsanya lengah. Ia tidak menunjukkan keresahan, justru terlihat menikmati ketegangan yang menyelimuti aula.
9.338.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.5K kali sebagai sudut pandang kedua
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status