BASTARD IN THE BUS
“Hanya saja, ada sedikit keganjilan. Bagaimana seseorang yang begitu mapan seperti Didit mau susah payah ke tempat kerja dengan menggunakan bus way?”
“Menemui kamu? Menemani kamu selama dalam perjalanan?”
“Aku merasa sama sekali tak mengenalnya. Didit yang kamu ceritakan barusan terasa asing bagiku. Entahlah, mungkin banyak kecewa yang aku terima dari lelaki yang mengaku seorang lelaki. Atau, di Jakarta ini memang aku tidak berjodoh soal jodoh, Sarita?”
“Ya ampun, Lisa. Kamu berfikir terlalu jauh. Stop it! Mungkin jodoh kamu belum saatnya tiba, jadi mari berharap bahwa Didit adalah takdir kamu untuk bersamanya.”
Hot Chapters