Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Sekarang Giliranku

Sekarang Giliranku

Ada kebingungan, ada gelisah, dan yang paling kuat: keraguan. "Kamu gak percaya sama Oma, Sayang?" tanya Susi pelan, matanya tajam memperhatikan wajah cucunya yang mulai menunjukkan keraguan. Senyum tipis tersungging di bibirnya. Senyum kemenangan. Ia tahu, kata-katanya mulai menembus celah hati kecil Vivi.
1019.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 556 kali sebagai suspect artinya
Baca
+Pustaka
TEST PACK ASISTEN RUMAH TANGGAKU

TEST PACK ASISTEN RUMAH TANGGAKU

#Testpack (97) Test Pack ART-ku -Pembuktian Cinta Saga.- “Jujur abang menyesal karena ini merusak citra Abang. Abang nggak tahu siapa model-model yang begitu karena Abang memang nggak pernah tertarik mengetahui dunia entertain.” “Abang masih berhubungan dengan dia?”
9.379.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.5K kali sebagai suspect artinya
Baca
+Pustaka
Bayangan Dalam Pandang

Bayangan Dalam Pandang

Lantas sekarang, di mana dia menyimpan bagian kepala tersebut? Pada umumnya, shadow menyeret ‘barang’ kesukaannya ke dalam dimensi yang dia buat atau di tempat-tempat di mana dia paling nyaman untuk singgah. Sehingga berdasarkan informasi yang anda peroleh, seharusnya kepala korban ada di dalam lukisan karya murid Caleo." "... Mohon tunggu sebentar... Sudah beberapa dekade saya hidup dengan pemikiran skeptis… Tiba-tiba mendengar ada kepala disembunyikan di dalam lukisan rasanya sulit dipercaya…"
103.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 103 kali sebagai suspect artinya
Baca
+Pustaka
Gadis Penjual Bunga Incaran CEO Tampan

Gadis Penjual Bunga Incaran CEO Tampan

Ancam Arsen pada Bu Susi. Bu Susi yang mendengar ucapan Arsen merasa takut dan terdiam. Dia mengetahui siapa Arsen yang sebenarnya. Arsen menghempaskan tangan bu Susi. “Abang? Kok abang ada disini? Bukannya tadi di kantor,” tanya Kinan pada Arsen.
4.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 108 kali sebagai suspect artinya
Baca
+Pustaka
Susahnya Jadi Mas Joko

Susahnya Jadi Mas Joko

“Berarti kamu telah terpikat karena susuk yang ada di diriku.” “Susuk?” “Iya.” “Susuk KB??” “Bukan, tapi susuk pemikat.” “Astaghfirullaha’azim!” Spontan Menuk menangkupkan kedua tangannya di dada. “Kamu.., kamu.., setelah dipukuli orang kok malah jadi aneh begini sih, Ko??” ********
9.614.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 520 kali sebagai suspect artinya
Tampilkan Ulasan (17)
Baca
+Pustaka
Ayusqie
Akhirnya, tayang juga Susahnya Jadi Mas Joko ini. Novel pelarian yg saya tulis karena gak (belum) bisa ngelanjutin kisah Aje Karin n Hekal Olive. Semoga kaka2 reader suka dengan kisah Mas Joko yg kocak sekaligus pilu ini. Dukung saya ya kak supaya ttp semangat menulis. Terima kasih.
Rubiman Bin Tukimin Rubi
TIGA NOVEL ANDA SUDAH SAYA BACA KETGANYA MENGANDUNG PESAN MORAL YG SANGAT TINGGI, YAITU SEMUA TOKOHNYA MAMPU MENGENDALIKAN SYAHWATNYA TERHADAP GODAAN WANITA Walaupun sangat berat tentunya Ditunggu karya terbarunya.. SEMANGAT............
Baca Semua Ulasan
BERCINTA DENGAN HANTU

BERCINTA DENGAN HANTU

jawab Susi sebisanya buat alasan, dia seperti maling kepergok “Oh...apa mungkin kamu melihat ssesuatu yang ganjil...?” tatapan menyelidik mbok Rah mbok Rah sedikit curiga sama susi, jangan-jangan Susi melihat sesuatu yang sangat menakutkan “Ah _ enggaaaak, nggak ada apa-apa kog mbok, penyakit biasa saja nanti juga sembuh” jawab Susi sedikit lancar, setelah bisa mengatasi perasaan takutnya, detak jantungnya sudah kembali normal
9.882.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.1K kali sebagai suspect artinya
Baca
+Pustaka
Balas Dendam Sang Pendamping Setia

Balas Dendam Sang Pendamping Setia

“Jangan naik dulu! Situasinya rumit!” “Rumit bagaimana?” tanya Arvino. “Yang mengincar kalian bukan sekadar kriminal. Ini operasi besar. Dan...” suara Sarah terdengar ragu, “ada kemungkinan ada penyusup di dalam tim konsulat.” Keheningan mencekam. “Maksudmu apa?” tanya Nayla dengan suara bergetar. “Maksud saya, saya tidak tahu siapa lagi yang bisa dipercaya malam ini. Termasuk tim saya sendiri.”
3.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 87 kali sebagai suspect artinya
Baca
+Pustaka
Bukan Pengawal Biasa

Bukan Pengawal Biasa

Art malah balik bertanya. "Umm ... Tidak." Gadis itu merasa terintimidasi, kecerdasannya mendadak seperti kelinci. "Hhuufft." Setelah itu keadaan kembali hening. Art tak peduli, pikirannya bukan tentang tugas yang kini dijalaninya. Bayangan foto seorang pejabat negara yang dikirim Daichi melalui pesan, cukup mengganggu pikirannya. Pembunuh sebenarnya Hanna Milton. Ada kebingungan yang terlukis di wajah yang seperti bukan dirinya.
101.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 58 kali sebagai suspect artinya
Baca
+Pustaka
Nafsu Gelap Sang Majikan

Nafsu Gelap Sang Majikan

Di ruangan utama di rumah Martin Dailuna, Syarif kembali datang dan duduk sebagai tamu. Dia bertanya apakah dia masih dibutuhkan? "Apa Anda masih membutuhkanku?" tanya Syarif pada Martin yang sedang membaca catatan Syarif tentang suspek utamanya, Ibrahim. Namun juga dia menulis Nigel sebagai suspeknya atas dendam dan hal-hal yang melibatkan kecemburuan.
1059.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.3K kali sebagai suspect artinya
Baca
+Pustaka
Adik Ipar, Jangan Terlalu Dalam

Adik Ipar, Jangan Terlalu Dalam

pinta Arka, menunjukkan ke arah sofa yang tak jauh darinya. "Sama-sama, Tuan. Kalau waktunya datang, saya akan segera memberitahu Anda. Mungkin dengan kata cuaca mendung, ataupun dengan kalimat cucian yang belum kering," jawab Susi, seakan memberitahu Arka kalau kalimat yang ia ucapkan barusan adalah sebuah kode tersendiri. "Baiklah. Cuaca mendung artinya datang, dan cucian belum kering artinya akan masih atau sudah masuk. Dan untuk lainnya, Mbak bisa ngucapin kata lantai licin yang artinya semua terkendali."
103.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 79 kali sebagai suspect artinya
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
456789
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status