Pesugihan Kandang Bubrah
panggilnya, suaranya penuh kegelisahan.
Arif, yang sedang duduk di ruang tamu, segera bangkit. Arif membuka pintu dan mendapati puluhan wajah menatapnya, beberapa dengan ragu, yang lain dengan tatapan penuh curiga.
“Ada apa, Pak Darto?” tanya Arif, berusaha tetap tenang meski dadanya berdebar.
“Kami ke sini untuk memastikan sesuatu,” jawab Pak Darto dengan nada tegas. “Ada yang bilang keberuntunganmu terlalu aneh. Kami ingin melihat sendiri, apakah ada yang kau sembunyikan.”