Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Dikejar Lagi Oleh Suamiku

Dikejar Lagi Oleh Suamiku

ujar perawat yang datang memberitahuku di ruang rawat inap. Aku mengenal perawat berwajah manis dan kuning langsat itu dengan baik sebab di masa depan dia adalah menjadi kepala suster di bagian anak. Dia orang yang ramah dan disukai pasien. "Terima kasih, Suster Arini," kataku tersenyum dan mengangguk. "Ibu tahu nama saya? Saya baru datang ditugaskan dua hari lalu," sahut perempuan berseragam putih dan berkerudung biru dengan bingung.
108.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 323 kali sebagai suster perawat
Baca
+Pustaka
Surgaku Yang Hilang

Surgaku Yang Hilang

Namun, seketika semua itu lenyap dalam sekejap saja. "Coba hubungin dulu, Mba. Nggak baik jika Mba di sini sendirian, nanti kesusahan kalau mau ngapain-ngapain. Kalau saya hari ini nggak ada jadwal piket pasti saya bisa jagain, Mba. Sayangnya suster di rumah sakit ini terbatas dan banyak dibutuhkan tenaganya, Mba," sahut Suster lalu menghela napasnya.
1039.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.5K kali sebagai suster perawat
Baca
+Pustaka
SUCI TAK PERAWAN

SUCI TAK PERAWAN

SUCI TAK PERAWAN 12 Aku berdebat dengan Kalan tentang siapa yang harus menemui dokter kandungan yang memeriksa Cean barusan. Tentu saja aku ingin melakukannya, dia istriku dan aku berhak tau apa yang terjadi pada dirinya juga anak dalam kandungannya. "Kenapa kalian berdua masuk semua, siapa suaminya?" tanya dokter wanita yang memakai kerudung berwarna peach itu.
1018.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 543 kali sebagai suster perawat
Baca
+Pustaka
Perawat Untuk  Tuan Duda Lumpuh

Perawat Untuk Tuan Duda Lumpuh

Ia merasa bahwa suster tersebut memiliki alasan yang jelas untuk meninggalkan pekerjaannya sebagai suster di rumah ini menjalani sebagai perawat pribadinya. "Bagus kalau dia sakit. Aku juga malas melihat wajahnya." Mbok Marini merasa geram dan kesal mendengar perkataan tersebut. Namun, ia masih tetap menjaga sopan santun dan memberikan penjelasan kepada Tuan Muda Arvin. "Tuan ini, suster Kiya badannya panas. Semalam dia mencuci pakaian tuan dalam keadaan kehujanan sampai hampir jam 12 malam," terang mbok Marini.
2.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 77 kali sebagai suster perawat
Baca
+Pustaka
Pengganti Yang Lebih Baik

Pengganti Yang Lebih Baik

kata seorang suster penjaga saat berbicara dengan seseorang di sambungan telepon. "Baik, kami akan bersiap!" Begitu panggilan terputus, semua yang berjaga di UGD malam ini menatap suster tadi. Seolah paham tanpa pendukung itu katakan, semua orang mengerti dan mengambil posisi mereka masing-masing. "Di mana dokter Hana?" tanya suster tadi pada seorang perawat lain. "Dokter Hana sedang sidak pasien, suster Susi." Perawat tadi menjawab sambil melewati suster Susi dengan membawa nampan berisi beberapa peralatan medisnya.
109.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 220 kali sebagai suster perawat
Baca
+Pustaka
MADU HITAM

MADU HITAM

Pemandangan itu membuat perut Alina mual, tetapi ia menahan diri. Saat ia berjalan, Alina melihat seorang perawat muda sedang mendorong troli obat. Wajah perawat itu tampak familiar. Alina mencoba mengingat. Ya, perawat itu adalah salah satu perawat yang membantu di UGD malam itu, saat Ibu Justin pertama kali dibawa masuk. "Permisi, Suster," sapa Alina dengan senyum ramah. "Saya ingat Anda. Anda yang membantu merawat Ibu Justin malam itu, kan?"
943 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 29 kali sebagai suster perawat
Baca
+Pustaka
BALASAN PAHIT UNTUK MERTUA

BALASAN PAHIT UNTUK MERTUA

“Tuan Faris ada di ruang perawatan intensif. Bapak belok ke kanan sini, terus lurus aja. Masuk ke ruangan pertama ya, Pak. Namun, pasiennya belum stabil. Masih dilakukan tindakan.” “Saya istrinya, Sus,” potongku dengan suara yang mulai serak dan bergetar. “Oh, Ibu istrinya, ya? Mari saya antarkan ke sana, Bu.” Suster yang memakai topi perawat di atas kepalanya itu langsung melepaskan bolpoin dari genggamannya. Dia keluar dari meja panjang tersebut dan berjalan di depan kami dengan langkah tergesa.
1061.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.3K kali sebagai suster perawat
Baca
+Pustaka
Aku Mbabu, Kau Hadirkan Madu

Aku Mbabu, Kau Hadirkan Madu

ujar Ibu saat beliau mengetahui aku datang bersama dengan suster tadi. “Iya. Memang susternya banyak, Bu, di rumah sakit ini, tapi 'kan ada bagiannya masing-masing dan kebetulan Suster Isah inilah yang bertugas di lantai ini. Sudah, Bu, nggak usah banyak protes, tinggal nurut aja, kok,” jawabku ketus.
7.725.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 723 kali sebagai suster perawat
Baca
+Pustaka
Dibohongi Suami yang Ternyata Kaya

Dibohongi Suami yang Ternyata Kaya

Ustaz Azhar menyodorkan secarik kertas pemberian dari dokter pada suster yang berjaga di meja administrasi. "Mohon tunggu sebentar ya, Pak!" ucap Suster itu pada Ustaz Azhar. Wanita berseragam putih itu dengan lincah mengetik nama Rani pada papan keyboard. Netranya sesekali melirik pada papan keyboard dan layar laptop yang menyala. "Semuanya 12 juga, Pak." Wanita berseragam putih itu menatap pada Ustaz Azhar. "Tapi ini belum dengan biaya perawatannya nanti ya, Pak," jelas suster yang bertugas di ruang administrasi.
1061.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.9K kali sebagai suster perawat
Baca
+Pustaka
Aku Menyerah, Mas!

Aku Menyerah, Mas!

ucap salah seorang perawat dengan intonasi sangat lembut. Aku segera menutup buku yang sedang kubaca lalu menyuruh suster meletakkan baskom berisi air hangat di atas meja. "Biar saya mengurusnya, Sus." "Baik, Pak. Kalau begitu saya permisi dulu." Wanita berseragam khas rumah sakit itu segera keluar dari ruangan meninggalkan diriku beserta istri.
1098.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.2K kali sebagai suster perawat
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status