Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Menjadi Istri Musuh Bebuyutanku

Menjadi Istri Musuh Bebuyutanku

Seorang suster masuk dengan wajah pucat, bahkan tangannya terlihat gemetar. Puspa menyipitkan mata. Wanita itu adalah suster pribadi yang disewa Jarren untuk merawat Saras. “Maaf, Bu, Pak …” Suster itu menundukkan kepala dalam-dalam. “Saya benar-benar minta maaf. Saya lalai menjalankan tugas saya hari ini.” “Lalai?” Puspa mengernyitkan dahi. Jarren yang sejak tadi diam langsung menoleh tajam kepada suster itu.
106.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 178 kali sebagai suster perawat
Tampilkan Ulasan (37)
Baca
+Pustaka
prasidafai
Halo, mantemans ꒰⁠⑅⁠ᵕ⁠༚⁠ᵕ⁠꒱⁠˖⁠♡ Jumpa lagi dengan ceritaku. Kali ini aku bawain yang manis-manis tapi nggakn bikin diabetes hihi. Semoga suka dan terhibur yaaa. Jangan lupa beri ulasan positif dan bintang lima untuk cerita Puspa dan Jarren. Terima kasih banyak, selamat membaca (⁠≧⁠▽⁠≦⁠)
wh1teF1sh
aku suka banget cerita ini. seru. 2 tokoh utamanya kadang bikin heart melting, kadang nyebelin, kadang kotjak. warna baru dari kisah2 dan karakter² yang pernah penulis ciptakan. dan selalu dibikin penasaran dan emosi kaya rollercoaster..
Baca Semua Ulasan
Maaf Mas, Keponakanmu Jauh Lebih Jantan

Maaf Mas, Keponakanmu Jauh Lebih Jantan

"Tolong carikan informasi tentang kebakaran rumah di kawasan Jalan Mawar... rumahnya Mbak Sofia. Tolong, Suster, carikan kabar terbarunya di berita online atau media cetak pagi ini. Saya mohon..." Perawat itu tertegun sejenak melihat keputusasaan yang begitu nyata di mata pasiennya. Merasa iba, dia akhirnya mengangguk pelan. "Baik, Bu, sebentar ya. Saya ambilkan ponsel saya dulu di meja kerja." Suster itu melangkah keluar dan kembali beberapa menit kemudian dengan benda pipih di tangannya. Wajah perawat itu tampak agak tegang seraya mengusap layar ponselnya.
102.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 79 kali sebagai suster perawat
Baca
+Pustaka
ELEANORE Putri Sang Perdana Menteri

ELEANORE Putri Sang Perdana Menteri

kata perawat yang datang mengganti infus. "Apa maksud anda, Suster?" tanya Elea bingung seraya meletakkan ponselnya. "Apa keluarga anda tidak memberitahu?" Perawat bertubuh gemuk menatap heran Elea dan gelengan kepala wanita itu membuatnya iba. "Nona, maaf saya harus bicara dengan jujur. Saya rasa anda berhak tahu dan ini mungkin hal pertama kalinya bagi anda."
108.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 173 kali sebagai suster perawat
Baca
+Pustaka
Jangan Jadikan Aku Babumu, Dik!

Jangan Jadikan Aku Babumu, Dik!

tanya salah satu perawat. Mendengar perawat memanggil, Dinda dan juga Devandi mendekat. "Ya, Sus. Saya, adiknya," ucap, Dinda mendekat. "Kalau begitu, mari ikuti kami, ya, bu," kata suster itu, dengan tersenyum. "Iya, Sus," ucap Dinda. Sementara Devandi hanya diam saja, tetapi ia tetap mengikuti mereka.
102.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 95 kali sebagai suster perawat
Baca
+Pustaka
Ketulusanku Dibalas Pengkhianatan

Ketulusanku Dibalas Pengkhianatan

Lagi penyesalan terasa begitu menusuk lubuk hati ini. "Aku doakan selalu yang terbaik untukmu, jaga Sintya dan Rizki dengan segenap hatimu, Dhan." "Pasti!" sahutnya tanpa ragu. Ceklek. Suara pintu ruang UGD terdengar, seorang perawat keluar ruangan. Bergegas aku menghampirinya. "Bagaimana keadaan Kakak saya, Sus?" "Silahkan Bapak masuk temui Dokter di sana," jawab suster itu sambil menunjuk ke dalam tampak seorang dokter yang tengah duduk di sudut ruangan ini.
9.170.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.7K kali sebagai suster perawat
Baca
+Pustaka
PERAWAT CINTA

PERAWAT CINTA

ujar Artika pula lirih. Ia seperti mengenang sesuatu. "Nah, sekarang kamu yang bercerita," Artika mengalihkan pembicaraan. Yudika menelan ludah. "Aku? Ayahku seorang mantri kesehatan. Dia menjadi Perawat setelah tamat SMP." "Waktu dulu masih mudah untuk menjadi Perawat," kata Artika. "Iya, bekerja di rumah sakit, namanya sekolah pengatur rawat."
103.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 126 kali sebagai suster perawat
Baca
+Pustaka
Pelakor itu Adikku

Pelakor itu Adikku

sahut sang suster yang ditegur dengan bibir merengut. “Yee, jujur apanya? Emang remnya Sus Nisa aja yang udah blong,” sahut perawat lain, dan semuanya pun tertawa. Setelah sesi perkenalan selesai, para dokter dan perawat mulai pamit satu persatu untuk kembali sibuk dengan kegiatan masing-masing. “Pamit dulu ya, Dok Alma!” “Senang deh bisa ada dokter baru cantik!” sahut suster lain.
1067.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.7K kali sebagai suster perawat
Baca
+Pustaka
Suami Baru Penawar Jiwaku

Suami Baru Penawar Jiwaku

Ucap suster lega. "Haaa." Zain menghela nafas lega. "Suster, tolong pasangkan infus dan oksigen untuk pasien ini!" Suruh Zain hendak bergegas pergi. Tap tap..... "Oh satu lagi. Tolong rawat luka dilehernya." Tambah Zain dan pergi. "Iya, dok." Jawab suster. Drap drap drap. Zain terburu-buru berlari keluar rumah sakit. Zain nampaknya mencari seseorang. Zain berlarian di taman depan rumah sakit, namun tak kunjung ketemu.
1.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 27 kali sebagai suster perawat
Baca
+Pustaka
Kupu-Kupu Kertas

Kupu-Kupu Kertas

"Lho... lho... lho... yang sakit itu saya. Bukan Suster. Tapi kok malah Suster yang menangis? Saya lho ini pasiennya." Bu Zainab menunjuk dirinya sendiri. Ia bingung. Mengapa perawatnya yang menangis, padahal dirinya yang sakit? Bu Zainab memperhatikan seragamnya. Benar, seragamnya putih dan biru. Sementara suster itu berseragam putih. Artinya dirinya memang pasien dan gadis muda itu memang suster. Lantas mengapa suster itu menangis? Apa karena dirinya tidak mau minum obat ya?
1031.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai suster perawat
Baca
+Pustaka
Istri Pengganti Tuan Muda

Istri Pengganti Tuan Muda

ujar perawat dengan senyum ramah. "Terima kasih banyak atas perawatannya, Sus," kata Delisha sambil tersenyum. "Kami akan selalu mengingat bantuanmu selama kami di sini." Suster yang mengenakan seragam putih itu tersenyum. "Sama-sama, Bu Delisha.
995.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.9K kali sebagai suster perawat
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status