Bias Cinta
Tidak butuh waktu lama bagi mereka untuk memesan, dan dua porsi soto betawi serta teh hangat pun tersaji di hadapan.
“Itadakimasu,” ucap Dinda setelah mengambil sendok dan garpu dari tempatnya.
“Sebentar,” cegah Felix sambil membuka layar ponsel dan memasang kamera depannya, “sarapan pertama as a …” tatapannya tertaut cepat pada Dinda, “kita ini apa sebenarnya?”
Dinda menatap serius. Menegakkan tubuh lalu mendekat pada Felix yang duduk di sebelahnya dan berbisik, “sugar daddy sama sugar baby-nya.”