Jerat Casanova Insaf
tanya Sakti.
"Hhmm."
"Sebentar, tadi Bik Sumi buat salad buah, aku ambil dulu." Gendis meninggalkan tempat itu.
"Gimana calon menantu Papa?"
"Apanya?" Satyo meletakkan sendok dan garpu, lelaki paruh baya itu berhasil menyelesaikan makan malamnya dan satu kali menambahkan nasi dan lauk di piringnya.
"Masakan enak, sopan, sarjana pula, biasa kerja dan mandiri, bukan seperti gadis-gadis yang lain materialis, banyak poin plus nya, Pa."
Bab Populer