Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Kontrak Cinta, Luka Nyata

Kontrak Cinta, Luka Nyata

Pagi itu, cahaya matahari menembus tirai tipis di apartemen, jatuh ke lantai kayu dengan warna keemasan yang hangat. Alya duduk di kursi makan, menatap secangkir teh chamomile yang uapnya naik perlahan. Ia sudah bangun sejak subuh, bukan karena mual seperti biasanya, tapi karena pikirannya terlalu penuh untuk memejamkan mata.
1.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 34 kali sebagai syalala in the morning
Baca
+Pustaka
Kehidupan Kedua: Nona Ingin Menuntut Balas!

Kehidupan Kedua: Nona Ingin Menuntut Balas!

Dalia bangun lebih awal pagi itu, jauh lebih awal dari hari-hari biasanya. Matahari bahkan belum naik sepenuhnya ketika cahaya keemasannya mulai menembus kisi-kisi jendela kamarnya, menyapu lantai kayu dan menyentuh ujung selimut Dalia. Di luar, suara langkah mungil Hana mondar-mandir seperti ayam kehilangan induk sudah terdengar sejak lama.
9.857.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.8K kali sebagai syalala in the morning
Tampilkan Ulasan (18)
Baca
+Pustaka
nanadvelyns
Halo, semua. Terima kasih Banyak yang sudah mendukung cerita Dalia sampai tamat! Penulis mau ngabarin kalau sekarang sudah ada cerita kolosal terbaru, loh! Judulnya 'Mendadak Jadi Istri Pangeran Buruk Rupa'. CUSSS KEPOINN!!(˵͡~͜ʖ͡°˵)ノ⌒♡*:・。.
Lily Dutch
wanita wanita harem ini bikin pusing deh, bisa gak sih mereka idgaf aj. untung dalia sama adipati bukan kaisar, tp aku jujur pengen adipati jadi kaisar juga sih tapi aku gamau klo adipati punya banyak selir
Baca Semua Ulasan
Morning, Tuan Anu

Morning, Tuan Anu

"Aku hanya ingin mengatakan, jika telur ini bisa kapan saja hancur berkeping-keping bahkan alas dan juga benda di sekelilingnya pun bisa ikut hancur hanya dalam sekejap mata." Suasana seketika benar-benar menjadi hening, tak ada sepatah kata pun keluar, bahkan hembusan napas pun seolah tak terdengar di sana. Nyonya Silvia yang merasa tertekan langsung saja menatap sekeliling lewat ujung matanya, wajahnya pun menjadi lebih pucat dari sebelumnya.
1020.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 694 kali sebagai syalala in the morning
Baca
+Pustaka
Cinta Zuddilla: Izzuddin and Arsyilla

Cinta Zuddilla: Izzuddin and Arsyilla

Tepatnya dua jam setelah Bilal bangun, Syilla baru membuka mata indahnya, wanita itu mengeliat bak cacing kepanasan karena cahaya matahari menerpa begitu terang ke wajahnya. "Eeuughhh, jam berapa ini? Eh..." guman Syilla lucu, seketika wanita itu terkejut karena ia sudah memakai piyama tidur dan sudah ada di ranjang.
1011.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 221 kali sebagai syalala in the morning
Baca
+Pustaka
BIANGLALA

BIANGLALA

kesal Bryan naik darah “Siapa yang kau tertawakan?” “Aigoo, kau ini bodoh apa gimana sih? Kau bilang ini sudah waktunya makan siang? Hahaha, buka matamu lebar-lebar, cewek bodoh! Lihat tuh, ini masih jam 5 subuh!!” geramnya sambil menunjukkan ke arah jam dinding di dalam kamarnya. Ingin rasanya kedua tangannya itu meremas tubuh Luna kuat-kuat saking kesalnya. “Eh? Ta-tapi...?”
2.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 105 kali sebagai syalala in the morning
Baca
+Pustaka
Mencari Istriku di Masa Lalu

Mencari Istriku di Masa Lalu

Cahaya subuh merayap masuk, membelai kamar dengan warna madu keemasan. Alyssa terbangun bukan oleh suara, melainkan oleh sensasi—sebuah kesadaran hangat dan dalam yang menyelimuti seluruh tubuhnya. Ia menyadari Shaz telah memulai upacara paginya; ia mengklaim tubuhnya yang masih terombang-ambing antara mimpi dan realitas.
101.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 38 kali sebagai syalala in the morning
Baca
+Pustaka
MALAM GILA DI RANJANG MERTUA

MALAM GILA DI RANJANG MERTUA

Pukul enam pagi. Cahaya matahari sudah mulai menyengat, menembus celah jendela di tepi pantai. Alya sudah selesai dengan kegiatannya di dapur. Ia membawa sepiring nasi goreng hangat ke dalam kamar, meletakkannya di atas meja, lalu melangkah perlahan menuju ranjang. Di sana, Rama masih terlelap. Dengkur halusnya terdengar teratur, wajahnya nampak begitu tenang dalam tidurnya yang pulas.
9.9203.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 7.7K kali sebagai syalala in the morning
Tampilkan Ulasan (22)
Baca
+Pustaka
Ayuwine
Hai semuanya 🤍 Makasih buat kalian yang setia baca kisah Rama ... Buat yang sudah support dan buka koin, aku bener-bener berterima kasih 🫶 Yuk terus lanjut baca dan buka koinnya ya… ceritanya bakal makin seru! Love 🤍
Adelia
Ijin promosi novel judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku
Baca Semua Ulasan
Dalam Genggaman Sang Raja

Dalam Genggaman Sang Raja

Akan tetapi, hawa dingin membuat Alisya enggan mengambil meminuman walu hanya satu tegukan. Sebenarnya mata Alisya sangat mengantuk, akan tetapi dinginya malam membuat mata sang putri enggan terpejam. Malam terasa begitu sunyi sampai akhirnya pagi datang menyapa. "Astaga! Aku lupa membawa apa pun selain rambut Fayvel!" Memandang langit pagi yang cerah, Alisya menghela naps panjang. Selain suara angin, suara perut Alisya sangat menganggu pikiran.
1029.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai syalala in the morning
Baca
+Pustaka
Magang di hati CEO tampan

Magang di hati CEO tampan

​Bab 168: Menerima Tangan Sang Ular ​Pagi harinya adalah hari Minggu. Kehangatan dan keintiman dari malam sebelumnya masih terasa, menyelimuti rumah dengan kedamaian yang Alya rindukan. Mereka menghabiskan pagi itu seperti keluarga normal: membuat sarapan bersama, menemani Bara bermain di taman, dan tertawa karena hal-hal kecil. Untuk sesaat, Alya nyaris lupa pada papan catur rumit yang menunggunya di luar sana.
102.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 69 kali sebagai syalala in the morning
Baca
+Pustaka
Kakak Ipar Adalah Maut

Kakak Ipar Adalah Maut

Lanjut Nala meraih botol minum milik Gala dan Ayunda. Calya berjalan keluar rumah, dia sudah berpakaian lengkap di pagi buta seperti ini. Bi Darmi berjalan beberapa langkah melihat sosok Calya yang sudah keluar dari rumah, dia berbalik lalu mendekati Nala dan berbisik, “Bentar lagi mau adzan shubuh kok dia olahraga.” Nala menoleh lalu berkata, “Sst … udah sana Bi naik ke atas dulu.”
103.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 84 kali sebagai syalala in the morning
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234569
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status