SHANIA
"Sayangnya tidak, Tuan-Tuan. Seandainya saja saya tadi sempat melakukannya."
"Nah! Itulah yang saya maksud!" Adrian bersorak penuh kemenangan, namun pelototan Andrew segera saja mengarah padanya. "Tapi Nyonya," lanjut Adrian spontan, menyusul reaksi mencekam Andrew, "teman saya ini berpikir, mungkin Anda telah berusaha menghubungi seseorang untuk memberitahukan keberadaan Anda dengan menggunakan—"
"Pak Adrian," sela Shania, "ada satu hal yang tadi saya lupakan. Bisakah Anda meminjami saya pengisi daya ponsel?"
Hot Chapters