Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Berawal Dari Terpaksa, Berakhir Saling Mencinta

Berawal Dari Terpaksa, Berakhir Saling Mencinta

“Sangat senang luar biasa.” “Tapi bayinya laki-laki tak sesuai keinginanmu.” “Bisa buat lagi nanti.” “Ehem, satu saja belum melahirkan ini sudah planing lagi.” Damian mengambil tehnya dan langsung menyeruput, menikmati teh khas Indonesia. “Enak.” “Apanya?” “Tehnya.” “Teh poci itu. Produk Slawi—Tegal.” Kening Damian mengerut. “Heh, apa itu? Nama orang?”
1013.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 396 kali sebagai tadi teh
Baca
+Pustaka
Satu Malam Bersama Adik Suamiku

Satu Malam Bersama Adik Suamiku

kata Adrian akhirnya, suaranya lembut, “Kopi dingin nggak enak diminum. Teh ini mungkin lebih baik.” Ayla terkekeh kecil, meski suaranya terdengar lemah. “Kamu selalu tahu gimana cara bikin semuanya terasa lebih baik,” katanya, mengambil cangkir teh yang Adrian bawa. Adrian tersenyum. “Aku nggak tahu apa-apa. Aku cuma berusaha.”
2.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 79 kali sebagai tadi teh
Baca
+Pustaka
Dijaga Gadis-Gadis Berdasi, Dikejar Para Janda Berdaster

Dijaga Gadis-Gadis Berdasi, Dikejar Para Janda Berdaster

Katanya, teh itu menyegarkan pikiran dan sangat nyaman diminum. "Iya, ini teh itu," kata Jesse sambil menyeduhkan teh untuk Ryan. "Di sekitar Kabupaten Tosa, teh seperti ini ada di mana-mana. Namanya Teh Jarum. Karena teknik penanamannya belum matang dan jumlah teh liar di pegunungan terbatas, namanya tidak terlalu terkenal. Tapi, ini benar-benar barang bagus! Banyak orang kaya sampai menyetir sendiri ke pegunungan untuk memetiknya. Sepertinya putri tokoh besar itu juga datang untuk memetik Teh Jarum." "Oh," Ryan mengangguk dan mengangkat cangkirnya, lalu meminum seteguk.
10108.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.5K kali sebagai tadi teh
Baca
+Pustaka
Dicampakkan Calon Suami, Diratukan Suami Pengganti

Dicampakkan Calon Suami, Diratukan Suami Pengganti

Sembari menunggu pesanan, kubelikan minuman yang juga tidak jauh dari sana. Karena hanya ada kios penjual teh jadi kupesankan Ed thai tea dan aku memesan teh tarik. Ed sudah pasti tidak akan menyukai teh tarik karena rasanya yang tercampur dengan anek rempah-rempah itu. Pria ini belum-belum pasti sudah merasa eneg. “Kau biasanya mengajak anak-anak ke sini?” tanyanya menatapku menikmati teh yang kusruput itu. Padahal ada sedotnya, tapi aku suka menyeruputnya langsung dari gelasnya.
10313.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 6.3K kali sebagai tadi teh
Tampilkan Ulasan (49)
Baca
+Pustaka
Zizizaq
Baca karya orang buat belajar, Dan ini karya yang keren! Baca juga karya Zizizaq. 1. Antara mencintai dan melupakan (tamat 2. Nikah Kontrak berbuah cinta (tamat 3. Wanita ketiga duda kaya (tamat 4. Siksaan dari tunangan kakakku
😗😗😗
pokoknya keluarga ed n kamila harus akur ya thor, senengnya ngebayangin keharmonisan keluarga ini, ad ibu mertua , anak kmbar, saudara kmbar, pmbantu yg sdh dianggap saudara, wes ky lihat khidupan nyata sj
Baca Semua Ulasan
GADIS TAWANAN CEO

GADIS TAWANAN CEO

tanya Mashayu memperhatikan pria itu sedang menyeduh teh dengan aroma menenangkan tersebut. “Iya Shayu, aku sangat menyukainya, mereka menggunakan melati terbaik untuk meramu teh ini,” jawab pria berhidung mancung itu. “Ah, sekedar mengingatkan saja, jangan terlalu banyak mengkonsumsi teh, tingkat acid di dalam teh cukup tinggi, asam lambungmu bisa naik,” ujar gadis itu. Albiru tersenyum mendapati Mashayu yang begitu perhatian padanya.
106.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 147 kali sebagai tadi teh
Baca
+Pustaka
Invitasi

Invitasi

Rania menyedu teh dua gelas dan mencampurkannya dengan sedikit madu. Begitu kembali, Rania memberikan satu teh untuk Mika dan satu lagi untuk Adien. "Minum dulu, supaya lebih baik." Adien mengangguk. Ia mulai meneguk teh yang disodorkan Rania. Adien meneguk sekali, kemudian sekali lagi. Teh yang hangat dan rasa manis yang berasal dari madu perlahan mampu membuat perasaannya lebih tenang.
9.910.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 289 kali sebagai tadi teh
Baca
+Pustaka
Secangkir Teh Untuk Suamiku

Secangkir Teh Untuk Suamiku

Mungkinkah teh itu? Dia menggigit bibir. Bukan... bukan itu penyebabnya. Tapi— Tiba-tiba dia teringat. Teh itu bukan dari pantry umum. Itu milik pribadi Janu, yang dia simpan di lemari kecil sejak minggu lalu. Teh earl grey kemasan Inggris, jenis yang tidak dijual di minimarket biasa. Kenapa Janu tidak pernah meminumnya akhir-akhir ini, ya?
104.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 134 kali sebagai tadi teh
Baca
+Pustaka
Adit dan Tia

Adit dan Tia

keluhku dan meregangkan otot-otot tanganku. "Butuh asupan ini," gumamku lagi. "Buk teh manis satu," ujarku kepada ibu kantin kampusku. "Ok neng Tia," ujarnya. "Banyak banget bukunya neng," kata ibu kantin. "Dosennya killer buk," jawabku asal. "Semangat neng," katanya dan aku hanya mengguk saja. "Jangan terlalu sering minum yang dingin," sebuah suara mengagetkan aku yang sedang asik menyeruput es teh manisku.
103.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 121 kali sebagai tadi teh
Baca
+Pustaka
Pria Payah Yang Dijodohkan Denganku, Ternyata ....

Pria Payah Yang Dijodohkan Denganku, Ternyata ....

komentar Tamara begitu melihat apa yang ada di penyaring teko teh. "Manfaatnya bagus, bawaannya tenang aja tiap habis minum. Cobain deh, dijamin kamu suka." jawab Andina berpromosi. Wajah Tamara terangkat, ia tersenyum sembari menatap Andina dengan saksama. Andina nampak menuang teh ke dalam cangkir sang adik, memasukkan beberapa keping kecil gula batu dan menyodorkan cangkir ke hadapan Tamara.
1026.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 721 kali sebagai tadi teh
Baca
+Pustaka
Bukan Jodoh Idaman

Bukan Jodoh Idaman

Adara memberikan cangkir berisi teh Hijau yang dibeli oleh Felicia, "cobain! Kata mama enak." Ansel meniup pelan permukaan tehnya, kemudian menyesapnya sangat pelan. "Enak." "Dari Malaysia katanya." "Oh, dari Om Muh. Teman kuliah mama yang suka kirim-kirim barang." Adara hanya mengangguk karena dia juga tidak tahu siapa itu Om Muh. Wanita itu juga ikut menyesap teh hijau miliknya. Dia berpendapat sama seperti Ansel. Rasanya unik tapi enak.
103.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 68 kali sebagai tadi teh
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status