Perawan Rasa Janda
“Tapi kamu tadi nggak bilang gitu, kamu bilang makanan aku nggak enak.”
“Iya deh maaf, aku tadi salah ngomong,” ucap Jason meralat sembari mengangkat kedua tangan.
Aku akhirnya membiarkannya dan tak lagi berusaha menyerangnya dengan cubitanku.
“Ayo kita segera pulang dan memberikan makanan ini pada Ghana dan Ghara,” ajak Jason cepat sembari segera masuk ke dalam mobil.
Aku segera mengikuti masuk ke dalam mobil jeep mahalnya yang besar itu, untuk melesat menuju rumah petak keluargaku, yang berada di sebuah lingkungan pinggiran yang kumuh.