Bismillahmu Bukan Untuk Aku
Saran Ardan kemarin sore tak ada yang Nisa terapkan.
"Bu Nisa sudah ada calon belum nih?" Canda salah satu guru, Nisa ingat namanya Bu Hanum. Kulitnya putih bersih, bertubuh gempal, dan kaca mata selalu melekat membingkai indra penglihatannya. Guru perempuan yang lain ikut terkikik mendengar pertanyaan Bu Hanum. Nisa sudah ingat nama-nama rekan kerja barunya, ada Bu Hanum, Bu Risa, Bu Diva, Bu Lala, dan Pak Akbar yang sudah pernah ia temui. Nisa tersenyum malu-malu, tiba-tiba sekelebat ia terbayang air muka Ardan.
"Astagfirullah." Nisa berbisik lirih. Tawa meledak seketika di ruang guru.
Bab Populer