Cinta dan Dilema
“Mana tahu dia pria tampan. Aku dengar saat ibu-ibu bergosip, mereka bilang dia seorang pria, dan dia juga seorang dokter. Calon suami idaman banget bukan?”
“Itu jika dia mau sama kamu, Tan! Kalau gak, tinggal khayalan kamu aja,”
Pada akhirnya intan hanya bisa cemberut, sedangkan Nana malah merasa bahagia setelah mengejek sahabatnya itu.
“Gak apa-apa, kalau aku kalah bersaing untuk mendapatkannya, tapi masih ada satu lagi cadangan ...,”
Nana menatap bingung, “cadangan apa? Dan siapa?”
Hot Chapters