Suami Tukar Tambah
Benua tersenyum, kemudian menggelengkan kepalanya seraya berkata, “Tidak ada. Hanya saja aku merasa heran. Katanya tadi nggak lapar, tapi belum ada satu menit, sudah habis.”
Kahiyang memukul bahu Benua dengan wajah memerah. Kesal karena Benua terus saja menggodanya. Dan melihat hal itu, Benua tertawa puas.
Sembari menunggu Kahiyang makan, Benua membereskan beberapa barang dan dimasukkan ke dalam plastik besar. Barang itu adalah sprei dan selimut saksi bisu pergulatan mereka semalam.
Dan netra Kahiyang menyadari hal itu, kemudian dia bertanya karena penasaran, “Mau dibawa kemana?”
Hot Chapters