Dijatah Tiga Minggu Sekali
"Papi ada di hotel sama mama muda kamu. Kami belum sempat honeymoon , jadinya sekalian honeymoon. Kamu pasti mengerti'kan? Ini baru mau mulai, kamu udah ganggu aja. Telepon lagi satu jam nanti ya. Jangan ganggu dulu orang tua punya acara!"
Aku mendelik tidak percaya dengan apa yang barusan dikatakan oleh suamiku.
Ia mematikan ponselnya, lalu melemparkan benda pipih itu ke arah sofa.
"Jadi ulang lagi kan? Kenapa sih, gak bisa sabar dua anak itu," omel suamiku. Aku hanya bisa tertawa lebar. Namun, satu hal yang bikin aku puas, Exel pasti merasa tidak nyaman dengan apa yang barusan suamiku katakan.