Madu yang Kupilih untuk Suamiku
ucap Mas Tama.
"Nanti saja Mas, habis kita mandi," tegasku.
"Iya," ucap Mas Tama menyetujui.
Mas Tama dan aku mandi secara bergantian. Selesai membersihkan diri, suamiku sudah menungguku di teras.
"Kamu mau bahas apa Dek?" tanya suamiku membelai rambutku.
"A-ku se-benarnya bingung mau mulai dari mana, Mas. Intinya aku mau Mas Tama nikah lagi. Aku yang akan milih istri buat kamu Mas," ucapku dengan berat hati dan terbata_bata.