Pura-Pura Buta
Aku menyuruh Dilan mengikutinya lewat sorot mata.
"Minggir!" Lastri menabrak lengan Dilan, ia kira bisa membuat Dilan terdorong, nyatanya malah dia yang meringis sambil menyentuh bahunya. Lucu, kadang kesakitan seseorang malah bisa membuat kita ketawa.
"Ini sertifikat rumahnya, dan ini tanda tangan ASLI kububuhkan di sini, jadi bukan aku yang harusnya pergi, tapi kamu!" Tantangnya sambil mendorong tubuhku.