Diary Sang Kupu Kupu Malam
Adevio Putra Kencanacontoh cerita pengalaman masa kecilcerita perjalanan hidupkupengalaman hidupkuperjalanan hidupku
“Aaaaaaaa.……..”
Aku merasakan kakiku yang begitu sakit dengan benda tajam itu yang masih menempel tepat di telapak kakiku. Perlahan aku cabut beling kaca itu, dengan menahan sakit dan perih seketika darah semakin deras mengucur. Benda bening pecahan kaca itu begitu tajam, berbentuk seperti bentuk piringan kaca botol yang memang pecah dan berserakan di sana. Mungkin itu bekas para preman yang sengaja minum dan membuangnya sembarangan, terlihat pecah berserakan menjadi keeping-kepingan tajam, sehingga tak pelak bagi orang-orang yang tak sengaja melewatinya tentu saja akan serpihan kaca-kaca itu.