Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Takdir dalam Kendaliku, Tiga Tokoh Utama Terobsesi Padaku

Takdir dalam Kendaliku, Tiga Tokoh Utama Terobsesi Padaku

Karena terlalu lama mengepalkan tangannya dengan kuat, darah perlahan mulai menetes dari sela jemari Darian. Kukunya yang menekan telapak tangan terlalu dalam membuat kulitnya terluka hingga robek tanpa ia sadari. Tetesan darah itu jatuh satu per satu ke jalan batu taman yang sunyi. Penampilan Darian juga jauh dari biasanya. Bagian bahu kiri pakaiannya tampak kotor dipenuhi debu dan tanah, seolah dirinya baru saja terjatuh di tengah perjalanan.
1026.4K viewsOngoingIdinagdag sa Library 817 Beses bilang tangan diperban berdarah
Read
+Library
DIKIRA TUNAWISMA, TERNYATA KAYA RAYA

DIKIRA TUNAWISMA, TERNYATA KAYA RAYA

Usai mengompres, kuperiksa luka di telapak tangan lelaki itu yang sejak tadi malam begitu banyak mengeluarkan dar4h. Aku refleks meringis saat melihat luka di pergelangan tangannya ternyata begitu lebar dan dalam. Sepertinya Bang Iza demam juga karena luka ini. Dengan hati-hati kubersihkan luka tersebut karena sudah banyak darah mengering di sekitarnya. Dalam hati aku kembali tertawa mengejek diriku sendiri. Padahal tangan inilah yang sering menyiksaku, tapi saat terluka aku dengan bodohnya mengobati.
863 viewsKumpletoIdinagdag sa Library 20 Beses bilang tangan diperban berdarah
Read
+Library
Waspadalah, Pangeran! Aku Bukan Istri Lemah yang Kau Kenal

Waspadalah, Pangeran! Aku Bukan Istri Lemah yang Kau Kenal

Darah segar telah merembes menembus perban, menodai kemeja sutra Chenxiao. ​Zhiyao menarik tangannya. Ujung jari telunjuk dan tengahnya kini berwarna merah pekat. Mata Zhiyao berkilat berbahaya. ​"Sedikit ngilu?" ulang Zhiyao pelan, menahan amarah yang meledak-ledak di dadanya. "Kau mengalami pendarahan sekunder, Idiot." ​Lift berdenting, pintu terbuka di lantai dasar parkiran VVIP.
109.4K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 358 Beses bilang tangan diperban berdarah
Read
+Library
Penyesalan Seorang Komandan

Penyesalan Seorang Komandan

Bersandar pada dinding yang dingin, dia perlahan mengangkat tangan kanannya untuk membuka perban di tangan kiri yang sudah basah oleh air dan terasa panas menyengat. Telapak tangan hingga pergelangan tangannya memerah seluruhnya. Lepuhan-lepuhan memenuhi kulitnya, sementara rasa kebas akibat sengatan listrik bercampur dengan nyeri sisa operasi, menusuk hingga ke tulang. Namun wajahnya tetap tanpa ekspresi. Entah berapa lama waktu berlalu, pintu kamar kembali terbuka.
7.5K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 209 Beses bilang tangan diperban berdarah
Read
+Library
PELUKAN BERDARAH

PELUKAN BERDARAH

Tangan Vita bergetar hebat, pisau kecil itu terlepas dari genggamannya dan jatuh beradu dengan lantai, menimbulkan bunyi logam yang menusuk telinga. “Ah… ahk!” jeritnya parau, matanya membesar penuh ketakutan. Ia menatap kedua tangannya yang berlumuran darah, tubuhnya gemetar hebat. Nafasnya tersengal, dada naik turun tak beraturan. “Tidak… tidak…” bisiknya lirih, seolah menolak kenyataan. “Apa yang sudah aku lakukan…”
101.7K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 38 Beses bilang tangan diperban berdarah
Read
+Library
DARAH PERAWAN

DARAH PERAWAN

sambil mengibas-ngibaskan telapak tangannya di depan mata widy" "Ohh... astaga maaf maaf pak...," selamat siang apakah ada yang bisa saya bantu? ucap widy sedikit gugup karena sadar akan kesalahannya "Pakk... apakah saya setua itu?" devan sedikit judes "maaf yah pakk, ehh mas...," widy semakin gugup "nihh..., hape saya rusak masih bisa diperbaiki nggak?" "ini mau diperbaiki pak eh mas?" widy melotot tak percaya
107.8K viewsOngoingIdinagdag sa Library 304 Beses bilang tangan diperban berdarah
Read
+Library
SURVIVAL LOVE 2

SURVIVAL LOVE 2

Tiva melihat bang Nathan sudah mulai membuka perban darurat yang tadi mereka buat dari sobekan kain seprai. "Sepertinya sudah tidak berdarah, tapi biar kubersihkan dulu." Tiva langsung jongkok untuk memeriksa kemudian bantu menggulung ujung celana pendeknya pelan-pelan karena posisinya memang di pangkal paha. Walau sudah tidak mengeluarkan darah lagi tapi Tiva tetap saja merinding apa lagi jika teringat bagaimana tadi pagi tangannya juga ikut berlumuran darah. Sekarang darah yang sudah sebagian kering mulai lengket.
9.9172.7K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 6.4K Beses bilang tangan diperban berdarah
Ipakita ang mga Review (81)
Read
+Library
Khair
kalo baca ini..seneng banget,..Biasanya cerita sempalan tuh suka main mulai aja...anggap semua orang paham...dan langsung cerita dari sekarang menuju masa depan. kalo baca survival love 2 ...detail banget ..dimundurinnya jauh...jadi rasa ke si tokohnya tuh tambah kenal..kalo kenal kan tambah sayang
Adin Malika
bayak yg tak terduga kak jemy, cerita kak jemy slalu banyak kejutan. walaupun penasaran tetep semangat nunggu up nya kak,😍😍😍😍😍 suka hampir semua ceritamu kak jem.. dari yg di lapak sebelah, maupun yg di sini😘😘😘😘
Basahin ang Lahat ng Review
Dibohongi Suami yang Ternyata Kaya

Dibohongi Suami yang Ternyata Kaya

Luka bekas sayatan kuku Danil terlihat menganga pada leher samping kiri Tuan Sangir. Tuan Sangir menempelkan telapak tangan pada lehernya yang terasa perih. "Tidak, tidak apa-apa!" ucapnya setelah mengetahui bercak darah yang menempel pada telapak tangannya. "Ada apa denganmu, Danil?" ucap Tuan Sangir dengan nada santai. Tidak ada gurat kemarahan sedikitpun yang terlukis dari wajah lelaki tua itu.
1061.1K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 1.8K Beses bilang tangan diperban berdarah
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status