Dimanja Om Tampan
Dan yang lebih mengejutkan lagi, dua wanita kaya ini rela menginjakkan kaki di rumah kumuh kita hanya untuk menyampaikan berita ini.
"Apakah keluarga Palla jatuh miskin, sehingga tidak bisa mengutus orang dan harus datang sendiri?" Lilly tertawa terbahak-bahak, merasa terhibur oleh ketidaktau malu mereka.
Dengan erat, Alena mengepalkan tinjunya.
Jika saja tidak menyangkut masa depannya, dia takkan sudi datang ke sini.
Begitu tiba di rumah nanti, dia berencana untuk mandi. Dan bahkan mempertimbangkan pergi ke salon guna mensterilkan tubuhnya dari segala kuman dan bakteri yang mungkin menempel.
Hot Chapters