Ibu Susu Bukan Pengganti
Wanita itu menatap dengan merasa rindu, padahal jelas dia tahu bahwa bayi itu bukan anaknya lalu sang perawat berkata, "Mbak, ayo susui dia."
Denada melihat perawat itu dengan merasa ragu dan wajah sembab karena banyaknya air mata yang sejak tadi keluar
"Mbak, saya tahu mungkin ini terdengar memaksa tapi tolong lihat bayinya. Dia haus dan lapar. Sejak tadi dia tidak berhenti menangis. Sebenarnya nasib Tuan Muda ini juga kasihan. Dia ... baru saja sakit bahkan, sebenarnya dia belum benar sembuh. Dokter berkata dia harus banyak minum susu agar bisa cepat sembuh. Setiap hari berat badannya menurun," katanya dengan merasa iba dan ikut sedih.