Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Ah! Sentuh Aku Lagi, Om

Ah! Sentuh Aku Lagi, Om

Tatapannya tajam, dingin, dan tak berkedip. *****
9.8121.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.2K kali sebagai tatapan mata tajam
Baca
+Pustaka
Legenda Dewa Pedang

Legenda Dewa Pedang

Gelombang serangan berikutnya sudah datang. Tuoba Jin Qiang melesat seperti binatang buas yang mencium darah. Tombak emasnya berputar makin cepat, meninggalkan jejak cahaya keemasan yang menyayat udara. Setiap putaran mengandung tekanan—liar, berat, dan mematikan. “Matilah!!!” Tombaknya menusuk lurus ke depan. Udara di jalurnya meledak.
1026.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 791 kali sebagai tatapan mata tajam
Baca
+Pustaka
Penguasa Utara dan Sistem Intelejen Pengubah Takdir

Penguasa Utara dan Sistem Intelejen Pengubah Takdir

Matanya tertuju pada kelompok banteng yang marah, dan cahaya di matanya sangat tajam. "Itu untuk memaksa mereka masuk ke dalam perangkap." Para Knight di kedua sisi sudah tahu bahwa setiap langkah perburuan ini adalah jebakan kematian yang diperhitungkan. "BOOM!! BOOM!! BOOM!! BOOM!!" Tombak api penembus baju besi ditembakkan terus menerus, ledakan terdengar satu demi satu, dan api berkedip di malam bersalju.
9.67.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 158 kali sebagai tatapan mata tajam
Baca
+Pustaka
PENDEKAR CAMBUK HALILINTAR

PENDEKAR CAMBUK HALILINTAR

“Crassh...!” Mata kapak yang lebar dan tajam itu langsung menancap di tengah-tengah dahinya. Pendekar Iblis Tenggara kaget bukan kepalang. Ia sama sekali tak sempat merasakan sakit, karena pada ujung gagang kapak yang terbuat dari besi kuning itu meluncur keluar pula sebilah mata belati yang sangat tajam dan langsung menghunjam tenggorokannya.
8.620.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 494 kali sebagai tatapan mata tajam
Baca
+Pustaka
Mata Batin

Mata Batin

Memutar tongkat emas itu hingga para Kijo terluka parah dengan sobekan di bagian dada dan mati seketika. Ketajaman dari tongkat miliknya tak bisa diragukan lagi. Terlihat tumpul seperti tongkat biasa tetapi terasa tajam dan mengores kulit jika tersentuh. Bara selalu mengingatkan mereka untuk bertaruh dengan hati bersih tanpa dendam. Maka lawan tak bisa berkutit sekalipun. Mereka melakukan apa yang dilakukan Bara dan semua lawan musnah tanpa ada yang tersisa.
1019.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 710 kali sebagai tatapan mata tajam
Baca
+Pustaka
PENDEKAR KAISAR RASKAR

PENDEKAR KAISAR RASKAR

Tatapan mata mereka seperti harimau yang akan secara tegas ingin menghabisi musuhnya secara langsung saat itu juga dengan kedua tangan dan kakinya sendiri. “Kurang ajar kau! Wanita menjijikkan ini sudah tidak bisa didiamkan saja terus menerus seperti ini. Cepat atau lambat, kita semua akan menjadi gila kalau tidak menghentikan lisannya yang tajam dan pedas sekali itu!”
102.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 57 kali sebagai tatapan mata tajam
Baca
+Pustaka
Puncak Benua

Puncak Benua

Jika itu bintang dua biasa, paling tidak mereka akan terlempar ke belakang beberapa meter. Merasa serangan pertamanya gagal, Taying meningkatkan kekuatannya dan kembali menyerbu dengan ganas. Aaron tak berkedip, tinju Taying yang datang ke arahnya seperti dibalut ilusi yang menyala. Itu haruslah atribut api yang membakar, sama sepertinya yang juga memiliki atribut api, namun miliknya lebih seperti panas cahaya matahari, itu menyilaukan dan panas dengan terik.
106.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 248 kali sebagai tatapan mata tajam
Baca
+Pustaka
KUTUKAN LELUHUR

KUTUKAN LELUHUR

“TAPI AKU JUGA SAMA.” DUAGGGGGGGG Kala tiba-tiba mengangkat kakinya lagi, dan menghentakannya dengan sekuat tenaga. Dan ketika hal itu terjadi, tiba-tiba di antara pepohonan hutan yang gelap itu tiba-tiba muncul mata-mata merah yang menatap tajam ke arah Mang Ba'a. Jumlahnya sangat banyak mata-mata merah berbagai ukuran tiba-tiba muncul dengan aura yang sangat menusuk kulit.
10126.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.2K kali sebagai tatapan mata tajam
Tampilkan Ulasan (35)
Baca
+Pustaka
pujangga manik
Saya Pujangga manik mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1443 H. Salam hangat dari kami yang telah banyak berbuat keliru di masa lalu. Mohon semua salah dari kami di maafkan. Minal Aidin wal faidzin, mohon maaf lahir dan batin
Lengkunglangit
saya pembaca setia a, saya ga pernah menyesal baca cerita dr aa mah, ga prnh ada kesel"nya kalo baca. nyaman dan menikmati. saya doain cerita aa bisa sukses seperti kkn. aamiin, sehat" ya aa dan keluarga, biar semangat terus nulis na.
Baca Semua Ulasan
Ilmuwan Kultivasi

Ilmuwan Kultivasi

Tiba-tiba muncul dan langsung mengenai targetnya. Rina dan Rini mengolesi anak panah mereka dengan cairan karbon matte khusus. Zat ilmiah ini mampu menyerap seluruh kilatan cahaya pada mata panah dan porosnya, sementara warnanya yang kusam menyatu sempurna dengan kegelapan hutan. Ketika dilepaskan, panah itu melesat tanpa suara dan tanpa memantulkan seberkas cahaya pun—membuat musuh baru menyadari ancaman saat mata pena itu sudah bersarang di target, tanpa pernah tahu dari mana maut tersebut dilepaskan.
387 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 8 kali sebagai tatapan mata tajam
Baca
+Pustaka
Sibunian Tongga - Kitab 2: Teratai Abadi

Sibunian Tongga - Kitab 2: Teratai Abadi

Tatapan Puti Bungo Satangkai pada pria berbadan besar dan berotot itu semakin tajam laksana mata pedang yang terasah dengan sempurna. Tapi pria tersebut menanggapi tatapannya dengan tawa halus. “Sudah kukatakan, bukan?” ujar Antaguna. “Aku tidak ingin melihatmu mati kehausan.”
1074.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.8K kali sebagai tatapan mata tajam
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status