Romantisme yang Menikam dari Belakang
yang pantas dicemooh.
[Gila… aku benar-benar nggak menyangka. Dimas, si ‘pria idaman semua orang’, ternyata begitu menjijikkan di balik layar. Dulu aku bahkan sempat menyukainya… tapi sekarang melihat semua kebejatannya, rasanya seperti menelan lalat hidup, hati ini mual nggak tertahankan.]
[Hehe, aku sudah bilang. Dimas itu perfeksionis yang doyan pamer. Mana ada pria normal yang terus-menerus memamerkan kemesraan, tiap kata terdengar manis tapi bikin eneg.]