JODOHKU GURU GALAK
gumamnya pelan, hampir seperti doa.
Di tengah kolam, Nadira mulai merasakan tekanan. Napasnya mulai berat, otot-ototnya menjerit meminta istirahat. Tetapi bayangan wajah Adhinata, teman-temannya, calon mertua, Adrian dan istrinya, dan bahkan ayahnya di tribun memberinya dorongan untuk terus maju. Dengan sisa tenaga, ia mengatur ritme gerakannya, memanfaatkan tendangan terakhir untuk mencapai dinding kolam.
Hot Chapters