Misteri Rumah Mewah di Perkebunan Sawit
Mas Halid membukakan penutup botol, lalu menyuapiku minum.
"A'uudzu Billaahi minasy syaithaanir rajiim, bismillahirrahmanirrahim. Ashadualla illahaillallah." Terdengar suamiku itu membaca ta'awudz lalu dilanjutkan dengan membaca syahadat dan juga shalawat Nabi. “Ayo, Dek, diminum!”
Aku mengganggu dan Dengan rakus aku meneguk air putih yang tinggal setengah di botol itu hingga tandas, hanya menyisakan beberapa tetes saja. Napasku yang tadi memburu, kini berangsur normal.