Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Gerbang Neraka: Desa Terakhir

Gerbang Neraka: Desa Terakhir

"Ini hanya Gerbang Ketiga. Gerbang kenangan. Rahzagul menjerat kita dengan masa lalu." Tanah di sekelilingnya mulai berubah. Tak lagi berbatu merah, melainkan berubah menjadi lantai rumah tua mereka, tempat Aryo dulu tinggal. Aroma kayu terbakar dan suara rengekan bayi mengisi udara. Seketika, Darma terlempar kembali ke malam ketika rumahnya terbakar habis.
101.8K viewsCompletedAdded to Library 48 Times as rumah darmo dulu
Read
+Library
Ketika Takdir Mempertemukan Cinta yang Tertunda

Ketika Takdir Mempertemukan Cinta yang Tertunda

Kedatangan Damar kali ini memang karena rumah tua bergaya barat di pusat kota itu. Sejujurnya, Priya dan Lunara sama sekali tidak berniat menyentuh rumah itu. Dibiarkan saja pun tidak masalah. Atau nanti kalau pemerintah ingin mengambil alih juga tidak apa-apa. Rumah itu menyimpan begitu banyak kenangan Keluarga Wikara, tidak seharusnya dijual begitu saja. Damar tidak percaya pada semua itu. Kali ini, dia datang untuk meminta Priya menyetujui penjualan rumah tersebut, lalu membagi sebagian besar uangnya kepada mereka.
9.8529.6K viewsOngoingAdded to Library 12.7K Times as rumah darmo dulu
Show Reviews (66)
Read
+Library
malapalas
Izin promosi ya kak, buat yang suka genre Romance + Action + Werewolf & Secret Baby, mampir ke judul 'Anak Rahasia Sang Alpha' di GoodNovel ya. Lagi seru-serunya bab 170 lebih nih kak. Mksh yang sdh mau mampir.
Mrs.B
Maaf ya thor, izin promosiin novel teman ya. judulnya "DI ANTARA SUAMIKU DAN SAHABATNYA: RAHASIA DI BALIK KEHAMILANKU." Premis: Seorang istri yang terjebak di antara suami dan sahabat suaminya harus menyimpan rahasia kehamilan yang bisa menghancurkan pernikahan sekaligus persahabatan mereka.
Read All Reviews
The Crown Prince, Sang Putra Mahkota

The Crown Prince, Sang Putra Mahkota

Damar memuji beberapa perabot yang sudah datang, seluruhnya serba mewah dan megah. "Jauh sekali bedanya dengan rumah kami di kampong," gumam Damar. Marlo mengawasi Damar yang melihat perabot. "Percayalah, ibumu dulu pernah mengalami memiliki rumah lebih mewah daripada ini. Aku berjanji akan mengembalikan semua kepada ibumu, segera."
109.8K viewsOngoingAdded to Library 351 Times as rumah darmo dulu
Read
+Library
Menikahi Ayah Angkat

Menikahi Ayah Angkat

“Ya. Aku udah nggak pegal-pegal. Baba sendiri bagaimana? Masih capek?” “Tidak. Aku jauh lebih segar sekarang setelah tidur. Ayo kita sarapan dulu!” Mereka pun sarapan bersama. Sambil sarapan, Damar menceritakan tentang rumah yang mereka tempati saat ini. Rumah itu memang rumah orang tua Shanna. Sebelum meninggal, ibu pernah meminta Damar untuk menjual rumah itu, karena berpikir rumah itu tidak akan ada yang menempati. Akan tetapi, Damar tidak mengabulkannya. Damar justru merawat dan menjaganya dengan meminta orang untuk membersihkan rumah itu secara rutin setiap minggu.
13.3K viewsCompletedAdded to Library 371 Times as rumah darmo dulu
Read
+Library
MEMBALAS HINAAN KAKAK-KAKAKKU

MEMBALAS HINAAN KAKAK-KAKAKKU

Biar bagaimanapun, tinggal serumah dengan besan pasti tak nyaman apalagi ini masih terhitung rumah mertuaku. Rumah ini memang tak terlalu besar. Hanya memilik tiga kamar tidur tanpa kamar tamu. Untung saja kakaknya Mas Damar sudah punya rumah sendiri. Jadi kamar yang dulu dia tinggali sekarang bisa dipakai oleh orang tuaku. Pagi ini Mas Damar sengaja enggak ke sawah. Katanya ingin menemani Bapak dan Ibu dulu biar kerasan. Kalau ditinggal takutnya mereka malah merasa diabaikan.
1040.5K viewsCompletedAdded to Library 890 Times as rumah darmo dulu
Read
+Library
Cacian Keluarga SuamiKu

Cacian Keluarga SuamiKu

Rumah milik keluarga Darmaji. Setelah sarapan seadanya bersama neneknya—nasi jagung, sayur bayam, dan tempe goreng—Arthayasa menatap sawah yang menghampar hijau di depan rumah. Kabut pagi mulai menipis, memperlihatkan siluet bangunan reyot di kejauhan: rumah kosong yang disebut-sebut ditinggalkan secara tiba-tiba oleh keluarga Darmaji bertahun-tahun silam. “Thaya… kamu beneran mau ke rumah itu?” tanya sang nenek sambil menyapu halaman. Suaranya sedikit cemas.
103.3K viewsOngoingAdded to Library 109 Times as rumah darmo dulu
Read
+Library
Suami Dadakanku Ternyata Cucu Konglomerat

Suami Dadakanku Ternyata Cucu Konglomerat

tanya Soraya. "Ini namanya kejutan," ucap Damar lalu menggandeng Soraya, "Ayo masuk," lanjutnya. Damar sengaja memarkir mobilnya di ruko depan perumahan yang dia beli untuk Soraya. Mereka berjalan kaki lima menit ke belakang ruko. Soraya melihat sekeliling saat masuk ke rumah itu, desainnya terkesan mahal. Walau tak seluas rumah Damar yang mereka tempati tapi ini rumah yang nyaman untuk ditinggali.
1011.5K viewsCompletedAdded to Library 458 Times as rumah darmo dulu
Read
+Library
Live With 4 Stepbrothers

Live With 4 Stepbrothers

Kebanyakan rumah di sini masih terbuat dari bilik bambu dan beratap jerami. Kami sampai di sebuah rumah sederhana. Pak Darma meminta kami duduk di teras depan. Lalu Pak Darma masuk ke dalam rumah, dan tak lama keluar seorang wanita paruh baya. “Silakan di minum dulu Mba, Mas,” ucapnya ramah sambil memberikan teh hangat pada kami. Lalu, Pak Darma bergabung bersama kami. Ia duduk tepat di hadapan Edgar.
109.3K viewsOngoingAdded to Library 214 Times as rumah darmo dulu
Read
+Library
Wonderstruck

Wonderstruck

Aku harus mengenali teman-teman baruku, kan? Tempat indekos yang kutinggali itu cukup terkenal. Rumah Borju, itu julukan sinisnya. Meski bukan nama yang enak didengar, julukan itu telanjur populer. Tempat itu berjarak tak sampai setengah kilometer dari kampusku, Universitas Dwi Darma. Pemilik rumah, keluarga Patrianagara, membangun 32 kamar di halaman samping dan belakang yang luas.
1026.5K viewsCompletedAdded to Library 1.0K Times as rumah darmo dulu
Show Reviews (23)
Read
+Library
Indah Hanaco
Halo, kalian. Jangan lupa baca "Wonderstruck" dan masukin perpustakaan, ya. Ceritanya dijamin beda. Meski tokoh-tokohnya tergolong muda, tapi konfliknya adalah hal-hal serius di sekitar kita. Untuk kaum cewek, aku cuma mau bilang. Hati-hati dan selalu waspada.
naftalenee
I really really love this book, tapi agak bingung dengan perpindahan alur yang tiba-tiba bergeser nyeritain tentang tokoh lain (Amara) yang memakan porsi cukup banyak. Kayak dipaksa pindah ke universe lain gitu. I was like "lah ini Nef kok tiba-tiba ilang? Aku pikir tokoh utamanya dia?"
Read All Reviews
Ah, Jangan Kakak Ipar

Ah, Jangan Kakak Ipar

Risa menoleh, dan menemukan Damar berdiri di ambang pintu—kaus abu-abu yang dikenakannya kusut, rambutnya sedikit berantakan. Sudah beberapa hari ini Damar menumpang di rumah itu. Rumah tua peninggalan orang tuanya—yang kini ditempati Bara dan Risa—masih menyimpan aroma masa lalu yang belum sepenuhnya hilang. Karena proyek kerjanya di Berlin baru saja selesai, Damar memutuskan pulang untuk sementara, menunggu waktu sebelum kembali terbang ke luar negeri.
102.9K viewsOngoingAdded to Library 100 Times as rumah darmo dulu
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status