Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Kasih Putih

Kasih Putih

tanya Clarita dengan lembut dan sopan. [Tunggu saya di sana dan jangan kemana-mana!] Clarita hanya menggelengkan kepalanya pertanda bingung, siapa orang yang menelponnya ini? Kenapa tidak punya sopan santun sama sekali. Padahal Clarita menjawab dengan sopan menanyakan siapa penelpon itu. "Dasar tidak punya sopan santun," gumam Clarita geram.
103.1K viewsOngoingAdded to Library 86 Times as telapak tangan putih pucat
Read
+Library
Duda dan Janda Bertetangga

Duda dan Janda Bertetangga

Seorang laki-laki membalas tatapannya dengan dingin. Wajahnya putih pucat, rambutnya yang ikal, alis dan bulu matanya berwarna pirang pucat, serta matanya juga coklat pucat. Orang ini sepertinya memiliki kelainan genetik, yang disebut albino. Tiba-tiba lelaki itu menyunggingkan senyumnya pada Katya, dan meraih dagu gadis itu serta mendongakkannya.
1096.4K viewsCompletedAdded to Library 3.0K Times as telapak tangan putih pucat
Read
+Library
Penyesalan CEO Cantikku yang Dingin

Penyesalan CEO Cantikku yang Dingin

"Bisa jelaskan pada semua orang, bubuk putih di sela-sela kukumu itu apa?" Wajah pemuda itu seketika berubah. Dia mengangkat kedua tangannya dan melihatnya dengan saksama. Keringat membasahi wajahnya. Orang-orang juga menatap jari-jari tangannya. Tampak jelas, di sela kuku tangan kanannya memang ada sedikit bubuk putih. "Ini ... itu bukan arsenik. Ini bubuk gips! Ya, bubuk gips!" Putra korban menurunkan tangannya, pura-pura tenang.
10273.7K viewsCompletedAdded to Library 9.6K Times as telapak tangan putih pucat
Read
+Library
Cindaku Sang Penguasa

Cindaku Sang Penguasa

Detik kemudian angin kencang meniup tubuh Askara maupun perempuan itu, ia melihat rambut pirangnya tersapu-sapu angin sampai pundak perempuan itu terlihat berwarna putih susu. Bukan hanya pundak, Askara menangkap warna kulit tangan perempuan itu juga putih susu disertai lorengan hitam dekat sela jarinya. Kukunya hitam legam juga tajam, panjangnya sekitar beberapa inchi. Jari-jari putih berloreng itu tiba-tiba menekuk membentuk cakar, sampai uratnya menjelat di punggung tangannya.
1019.6K viewsOn holdAdded to Library 432 Times as telapak tangan putih pucat
Read
+Library
Liontin Pemikat Hasrat

Liontin Pemikat Hasrat

ucap menggoda Putih di depannya. “Itu semua karena air telaga biru ini, konon siapa saja yang sering mandi di sini akan semakin terlihat muda,” jelas Putih sambil tersenyum. “Pantas saja, kulitmu pun terasa kencang di lembut,” ucap sambil mengelus sesaat lengan Putih. “Oh iya, aku lupa bertanya, bagaimana kehidupanmu bersama keluargamu, apakah kamu bahagia?” tanya Putih sambil membasuh bahunya dengan air.
1039.8K viewsCompletedAdded to Library 1.6K Times as telapak tangan putih pucat
Read
+Library
Nyonya Puas Abang Lemas

Nyonya Puas Abang Lemas

koreksi Adisty cepat. Gadis itu menggerakkan kaki kanannya. Perlahan, dia melepaskan sepatu hak tinggi putih yang dipakainya. Sepatu mahal itu jatuh ke lantai kayu dengan bunyi tak. Kini kaki kanan Adisty telanjang. Kaki mungil itu terlihat sangat terawat, kulitnya putih bersih dengan kuku-kuku jari yang dicat warna merah marun, warnanya beda sekali dengan kulit kakinya yang putih pucat.
9.7328.6K viewsCompletedAdded to Library 6.9K Times as telapak tangan putih pucat
Read
+Library
Wanita Hamil di Restoran Suamiku

Wanita Hamil di Restoran Suamiku

Puncak Season 1 PoV Author Tepat di malam pergantian tahun, sepasang kaki berbalut celana panjang warna putih, tertutup gaun warna putih tulang yang lebarnya lebih dari empat meter. Kadua kaki itu melangkah bergantian di atas karpet merah yang tersedia menuju pelaminan. Taburan kelopak bunga mawar putih memenuhi hampir di seluruh karpet warna merah tersebut.
1036.3K viewsCompletedAdded to Library 1.4K Times as telapak tangan putih pucat
Read
+Library
Sepatu

Sepatu

sahut dan saran Aliya. “Tapi aku harus melakukan apalagi? Bukannya dari tadi ... aku sudah berusaha untuk menyibukkan diriku dengan menulis dan juga memperhatikan banyaknya objek yang ada di sini? Lantas apalagi yang harus aku lakukan?” “Iya sih,” ucapnya. Setelah Aliya mengatakan kalimat singkatnya itu, seraya memikirkan suatu hal yang mungkin bisa jadi saran terbaik untuk situasinya Tania kali ini, lantas dengan spontan ia pun melihat ke arah bawah dan kini, arah pandangnya pun dengan tak sengaja tertuju ke arah pergelangan tangannya Tania, “hmmm ... Tan, kamu melepaskan gelang persahabatan kita?” tanya Aliya setelah melihat tangan Tania yang hampa.
103.0K viewsOngoingAdded to Library 90 Times as telapak tangan putih pucat
Read
+Library
Balas Dendam Tuan Muda Sampah: Menjadi Dokter Ilahi

Balas Dendam Tuan Muda Sampah: Menjadi Dokter Ilahi

Kepalanya tidak proporsional—terlalu besar untuk tubuh kecilnya yang kurus kering. Dia telanjang bulat, hanya tertutupi lapisan pasta beras putih yang menempel di kulitnya yang pucat seperti mayat. Di bawah cahaya lampu gantung kristal yang berkilauan, sosok itu tampak putih pucat tanpa setetes darah pun mengalir di tubuhnya. Matanya yang cekung menatap kosong, namun memancarkan kebencian yang mendalam.
9.674.2K viewsCompletedAdded to Library 1.5K Times as telapak tangan putih pucat
Read
+Library
PUTRI YANG TERTUKAR

PUTRI YANG TERTUKAR

Bahkan punggung tangannya terlihat seperti cakaran bekas kuku yang panjang. Tatapan Madam Bianca berlabuh pada jari tangan Helena yang terawat, tak seperti pelayan lain dengan jari tangan yang kotor dan berwarna kekuningan akibat bekas rempah-rempah saat memasak di dapur. Madam Bianca mendekati Helena. “Kau dari mana saja tadi pagi? Bukankah kau sudah tidak diperbolehkan mengurus kebutuhan Yang Mulia?”
10229.1K viewsCompletedAdded to Library 7.3K Times as telapak tangan putih pucat
Show Reviews (45)
Read
+Library
Hamsinah Lolonkz
selain ceritanya yang tidak biasa.. saya suka tata bahasanya yang berkelas.. saya sudah banyak membaca novel tapi "putri yang tertukar" betul-betul membuat saya penasaran dan selalu ingin membacanya berulang-ulang. yang saya sayangkan pembaca tidak bisa memutar iklan untuk mendapatkan bonus.
sheila chrysilia
Emosinya roller-coaster. Senang, sedih, tegang, selipan humor, dll suka banget! Ditambah gaya penulisan dan cara mendeskripsikan detail mulai dari latar, karakter, aktivitas karakter, dll, wow! <3 Jadi bisa ikut ngebayangin <3 Thanks kak Piemar udah nulis novel ini. Sukses selalu! Ditunggu next-nya.
Read All Reviews
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status