Pacar Khayalan
Dengan gerakan cepat, ia menekan nomor telepon yang sudah dihapalnya.
Tidak butuh waktu lama, telepon langsung tersambung. Suara berat dan sedikit serak milik Davin, terdengar di ujung speaker. Membuat Bu Ratih sedikit ragu, ia termenung sambil menggenggam gagang telepon.
"Halo, halo," suara Davin terdengar tidak sabar.
"Kalau tidak mau bicara, saya tutup teleponnya," ucapnya menggertak.
Hot Chapters