Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Jebakan Sang Kupu-Kupu Malam

Jebakan Sang Kupu-Kupu Malam

Mia bahkan mampu menyebutkan nama-nama binatang yang diperlihatkan dengan penuh semangat. Berikutnya mereka mengunjungi Mini World. Di mana semua bangunan terkenal di dunia dipertunjukkan dalam versi ukuran yang kecil. Orlena tidak berhenti memotret mereka bersama dengan ponselnya. Lalu Orlena mengamati hasil jepretannya. Dia bisa melihat foto dirinya bersama dengan Mia dan Max dengan latar belakang miniatur Candi Borobudur dari Indonesia. Mereka semua tersenyum lebar. Membuat Orlea merasa mereka seperti keluarga normal pada umumnya.
109.0K viewsOngoingIdinagdag sa Library 278 Beses bilang tempat bab kucing
Read
+Library
Senja Kian Memudar

Senja Kian Memudar

Gadis manis nan imut tapi terkadang menyebalkan. Bunda mengetuk kamar putrinya tapi enggak ada tanda-tanda anaknya sudah bangun. Dengan insting seorang ibu, akhirnya Bunda membawa seekor hewan berbulu yang menggemaskan yaitu kucing dan di taruh di depan pintu kamar putrinya. Layinah ini sangat takut dengan kucing karena waktu kecil dia pernah di cakar, sampai sekarang jadi takut kalau ketemu kucing.
103.3K viewsOngoingIdinagdag sa Library 118 Beses bilang tempat bab kucing
Read
+Library
Kucing Hitam Sang Penyihir

Kucing Hitam Sang Penyihir

Untuk Miaw yang jelas terlihat sangat luar biasa hingga mampu muncul dalam hitungan detik ketika Al menyebutkan namanya, Kucing ini jelas memiliki Sihir yang lebih besar dari Phoenix sehingga mampu melakukan teleportasi. Keberadaan Al dan Piby ... juga Miaw yang mendadak muncul, semakin memperkuat spekulasi yang terlintas di benak Sulung Weish. “Uuhh,” anak kecil yang sejak tadi tertidur, mendadak terlihat gelisah. Sukses membuat Miaw yang sejak tadi tenang, mendadak panik. Dengan lembut ia mengubah posisi, tetapi batita kecil jelas tidak peduli. Dengan keras kepala, sosok mungil itu terbangun, membuka kedua matanya yang bulat dan menatap sekelilingnya dengan linglung.
104.9K viewsOngoingIdinagdag sa Library 155 Beses bilang tempat bab kucing
Read
+Library
Menikahi Guru Killer

Menikahi Guru Killer

pamitku dan langsung keluar tanpa menunggu jawaban. “Lea! Kamu mau kemana?” Teriakan itu tak ku gubris. Justru aku menutup pintu dan mulai menyusuri jalanan, memeriksa tumbuhan liar yang mungkin saja dijadikan tempat persembunyian hewan kecil itu. “Simba, kamu di mana?” Kuintip selokan, tempat sampah umum perumahan yang biasanya dijadikan meeting point para kucing kawasan itu. Tapi nihil! Aku tidak melihat anak kucing berbulu abu itu dimanapun.
9.819.0K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 417 Beses bilang tempat bab kucing
Ipakita ang mga Review (13)
Read
+Library
Chocoberry pie
Sebagai wujud apresiasi dan terima kasih buat para pembaca novel Choco sehingga novel ini menjadi juara 1 small contest, maka Choco berniat buat bagi koin yang Choco dapat sepenuhnya buat kalian. YEAY!! Gimana syaratnya? Gampang aja. 1. Follow akun IG choco di Chocoberry_author. Ini wajib ya,
Diajheng
harusnya kamu ikutan beli makanan tadi vena jadi pas kamu denger rahasia dari alea kamu ngga pingsan... siapkan kuping juga hatimu lea... jangan lupa jantung mu iket dulu ngeri lompat jatuh ke perut saking kagetnya kamu......
Basahin ang Lahat ng Review
JODOHKU GURU GALAK

JODOHKU GURU GALAK

"Iya. Gue sering ke sini kalau lagi butuh hiburan. Lo suka kucing, kan?" Nadira tersenyum. Tempat ini adalah tempat yang sering ia kunjungi ketika sedang jenuh. Ya, ini adalah 'Rumah Singgah: Penampungan Kucing Liar'. Beberapa waktu lalu ia bahkan mengajak Adhinata ke sana. Dan ingatan tentang gurunya itu, membuat Nadira mengulum senyuman. Teringat bagaimana pria itu nyaris collapse karena alerginya kambuh.
105.8K viewsOngoingIdinagdag sa Library 209 Beses bilang tempat bab kucing
Read
+Library
Di Balik Bayangan Makassar: Petualangan Aaron & ILHAM

Di Balik Bayangan Makassar: Petualangan Aaron & ILHAM

Karena **kucing berbicara di luar batas**. Dan roh-roh di bawah tanah **tidak suka aturan dilanggar.** 📖 **BAB 4 — “Pertemuan di Pasar Roh”** 🔹 **Part 5: “Konflik Kepribadian”** **Ringkasan:**
102.1K viewsOngoingIdinagdag sa Library 84 Beses bilang tempat bab kucing
Read
+Library
Dipaksa Menikahi Pria Cacat

Dipaksa Menikahi Pria Cacat

Kedua matanya melebar ingin tahu. “Kafe kucing adalah tempat yang menjual makanan dan minuman sembari ditemani banyak kucing di sana. Nanti kita bisa bertemu para pecinta kucing lainnya, siapa tahu ada yang naksir gembul,” jelas Mark. Mata Lusi berninar-binar. “Ayo kita ke sana, Sayang!” ajak Lusi antusias. “Mau ke sana sekarang? Kebetulan aku ingin mengunjungi kafe kucing yang dulu sering kudatangi.”
9.5133.8K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 4.4K Beses bilang tempat bab kucing
Read
+Library
Putri Jahat Itu Menjadi Waras

Putri Jahat Itu Menjadi Waras

Dulu, ia pernah merawat kucing liar di sekolah bersama muridnya. Tak membutuhkan waktu lama, sebuah ide berdenting di kepalanya. “Aku tahu. Apakah disini ada yang menjual susu kambing?” “Susu kambing?” Xiaoli tampak berpikir sejenak. “Setahu saya ada di Pasar Barat. Pedagang asing dari Beiyan banyak yang menjualnya.” Ruyu mengangguk puas. Ia sudah ingat, kalau hanya susu kambing yang bisa dicerna oleh kucing. Ia pernah membacanya sekali lewat waktu itu di sebuah website jurnal.
102.4K viewsOngoingIdinagdag sa Library 95 Beses bilang tempat bab kucing
Read
+Library
Anak Rahasia Kepala Sekolah

Anak Rahasia Kepala Sekolah

Perlahan anak berkerudung putih itu menggelengkan kepala. "Bu-bukan, bukan karena marah Iza gak mau pulang tapi Iza mau nurunin kucing itu dulu! Kasian!" "Iya, bundanya Iza, kasian!" Tiba-tiba si kembar beda ibu itu mengarahkan telunjuknya ke atas genteng sekolah yang ada di sebrang bangunan kelas Iza. Mataku menyipit prihatin ketika melihat seekor kucing kurus dan masih kecil sedang kebingungan sambil mengeong-ngeong tiada henti. Melihat itu, rasa pri-kehewananku bangkit ke permukaan.
1014.1K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 549 Beses bilang tempat bab kucing
Read
+Library
Attack of Playboy

Attack of Playboy

Bagian depan tubuhku sudah dikuasai oleh lumpur, aku hanya berharap tidak ada serangga nakal yang diam-diam ikut merangkak masuk ke dalam sela-sela bajuku. Aku terus merangkak lalu merapat mendekati dinding untuk memeriksa gambar bermotif kucing. Untungnya, Trio Semesta tidak hanya menandai markas mereka dengan satu gambar kucing, tapi tiga sekaligus dan ditempatkan dalam satu garis lurus di bagian atas, tengah, dan bawah. Aku hanya perlu merangkak sambil menempel ke dinding dan mencari gambar kucing bagian bawah. Dan berhasil! Aku menemukannya. Aku hanya perlu menempelkan tanganku dan membisikkan salam rahasia,
7.53.4K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 125 Beses bilang tempat bab kucing
Read
+Library
PREV
123456
...
9
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status