Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Babu Jadi Menantu

Babu Jadi Menantu

oceh bibik sambil mengambil mangkuk dari atas meja. "Kok ga dimakan, Tuan?" bibi pura-pura sedih melihat mangkuk bubur yang masih utuh. "Enneg, Bik. Asin juga kayaknya," sahut Anton masih dengan mata terpejam. "Masa sih, tapi ibu dan bapak tadi makan buburnya baik-baik aja." "Iya, mungkin lidah saya yang ga enak, Bik"
1017.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 557 kali sebagai babu kucing
Baca
+Pustaka
Istri Dekil Yang Selalu Dihina Ternyata Anak Mafia

Istri Dekil Yang Selalu Dihina Ternyata Anak Mafia

"Iya tapi mertuamu itu tidak pantas menjadikan menantunya seperti babu. Kamu Mama besarkan penuh kasih sayang, Mama berikan apapun yang kamu mau, Mama jaga. Tapi setelah menikah malah seperti ini." Meski berucap santai tapi sebenarnya Mama marah. Dari sorot matanya terlihat jelas. Orang tua mana yang tidak akan marah saat anak yang dibesarkan penuh kasih sayang malah dijadikan babu setelan menikah. "Kalau tidak ingat rencana kamu, sudah Mama masukkan dia ke kandang si Kitty," lanjut Mama. Kitty itu macan kumbang peliharaan Mama. Aku dan kedua abangku sudah terbiasa untuk berinteraksi dengan hewan buas sejak kecil.
1053.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.5K kali sebagai babu kucing
Baca
+Pustaka
WARUNG TENGAH MALAM

WARUNG TENGAH MALAM

Hahahaha Hahahaha “Babi anu aya di hareupeun maneh teh, eta jelema anu hirup tina nyegik. Salaki jeung pamajikana kabeh jiwana jadi babi, maranehna hirup ngeunah, beunghar, dihormatan ku kabeh warga anu leuwih miskin ti manehna. Tapi pas paeh, kondisina sangsara, jeung jiwana jadi budak urang salilana. (Babi yang ada di depanmu itu, adalah manusia yang hidup dari babi ngepet. Suami dan istrinya semua jiwanya menjadi babi, mereka hidup enak, kaya, dihormati oleh semua warga yang lebih miskin darinya. Namun ketika meninggal, kondisinya melarat, dan jiwanya menjadi budakku selamanya. ” Hahahaha Ngrok, ngrok, ngrok, Sima hanya terkapar setelah beberapa kali dia terpental karena tertabrak oleh Ka
9.8683.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 15.0K kali sebagai babu kucing
Tampilkan Ulasan (174)
Baca
+Pustaka
Astri Kurniasih
saya sudah tamat baca ini ya sama kutukan leluhur juga, buka pake koin berbayar Dannnn, setelah beberapa lama(berbulan2) saya mau nostalgia baca ulang, tau ga mas othor saya mesti buka lagi pake koin, semua kekunci lagi... plis atuh lah saya waktu itu buka koin pake uang bukan pake daun... KECEWA
pujangga manik
jangan lupa baca karya terbaru saya ya SEHARUSNYA KAU IKUT MATI ekslusif di Goodnovel baca juga karya saya yang lain WARUNG TENGAH MALAM (tamat) KUTUKAN LELUHUR (tamat) KAMPUNG HALIMUN (tamat) support terus ya, Terima kasih
Baca Semua Ulasan
DUKUN 99

DUKUN 99

Ia memanggil kucing-kucingnya. Dua ekor kucing berbulu lebat berebutan naik ke pangkuan gadis itu. Sejenis kucing Tibet yang imutnya minta ampun. Ia mengelus hewan itu, penuh kasih sayang. Membelai sekujur tubuh mereka. Entah ide dari mana, aku jadi ingin menyecap gelora bila disentuh Abigail. Namun tak mungkin ia mengelus ular. Apalagi jika aku berubah jadi manusia.
108.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 185 kali sebagai babu kucing
Baca
+Pustaka
Luka Sang Bidadari

Luka Sang Bidadari

Sahut Alina yang juga merasa heran dengan Devan. "Aku juga tidak tahu, mungkin semenjak aku kehilangan ingatan aku jadi lupa semua makanan kesukaanku termasuk juga udang tapi aku pernah nyoba makan udang sekali dan ternyata aku harus berobat ke dokter jadi aku tidak mau lagi makan udang. "Papar Devan membuat Alina dan Nasya pun hanya bisa terdiam. "Om Devan sangat mirip dengan Aisyah, kata ibu Aisyah itu mirip sama ayah, tapi ternyata Aisyah juga mirip sama Om Devan tidak suka sama seafood. "Celoteh Aisyah membuat Devan pun tersenyum.
1010.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 253 kali sebagai babu kucing
Baca
+Pustaka
MADU TAK TAHU MALU, SIAP KUJADIKAN BABU.

MADU TAK TAHU MALU, SIAP KUJADIKAN BABU.

Aku tak mungkin meninggalkannya. "Iya, Sayang." Aku urung keluar, Sifa terlihat juga menatap ke Tari."Sifa kenal anak itu?" "Kenal, Tan. Dia namanya Ines." "Terus itu siapa?" tanyaku memastikan tentang Tari. "Dia itu babycitternya. Galak banget!" ujar Sifa polos. "Kok tahu kalau dia galak?" ucapku memancing. "Iya, Ines sering kena marah-marah sama dia, dia itu kata Ines nenek lampir!"
7.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 197 kali sebagai babu kucing
Baca
+Pustaka
Sistem Sakti Pendekar Menara Nirwana

Sistem Sakti Pendekar Menara Nirwana

tanya Zhu Lian galak. Sedetik, Kucing Anggrek terdiam. Ia balas menatap Zhu Lia lalu berkata, “Hong sudah mencurangimu. Dia menaburkan bulu dari Babi Hutan Duri di sekitar sini. Babi Hutan Duri adalah predator dari Kera Iblis. Sehingga, kera-kera itu tidak akan muncul di tempat ini karena ketakutan, Senior.” Mengherankan. Kucing Anggrek menyebut Zhu Lian menggunakan sebutan: Senior. Panggilan itu biasa digunakan pendekar untuk menghormati seseorang yang dianggap lebih berpengalaman.
9.956.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai babu kucing
Baca
+Pustaka
Suamiku Mati Kutu

Suamiku Mati Kutu

kataku. Ceril tampak menarik napas lalu dengan cepat membuanya," makanya jangan kebanyakan makan buntut ayam," kata Ceril. Is buka kartu aja ni bocah, kan jadi tahu mak mak KBM, aku suka makan buntut ayam, gurih gurih gimana gitu. Pandanganku tiba tiba tertuju pada benda pipih sebesar buku diare di atas meja riasku, senyumku segera mengembang melihatnya.
1023.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 710 kali sebagai babu kucing
Baca
+Pustaka
Babu Kumal VS CEO Kutub Utara

Babu Kumal VS CEO Kutub Utara

Deva hampir saja keceplosan mengatakan ‘babu kumal’ pada teman-temannya itu. “Bab apaan?” tanya Desta penasaran. Willy juga menunggu apa yang akan dikatakan Deva. “Ada bapak-bapak nyelonong di jalanan, sign kanan taunya belok kiri, gue lagi pake motor kemarin yaa udah gue gak sengaja serempet motornya,gue jatuh dan terkilir.”
1011.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 402 kali sebagai babu kucing
Baca
+Pustaka
Bulu Perindu

Bulu Perindu

protes Adelia. “Iya, tapi anak-anak mahasiswa lebih kenal Bakso Flamboyan dari pada Bakso Bang Ipul. Karena banyak yang baper kalo bunga flamboyan lagi rontok, mirip-mirip kaya bunga sakura. Banyak yang makan berjam-jam sama pacarnya kan?” “Iya, termasuk kamu,” cibir Adelia. “Eh, inget dulu kamu pernah nggak bayar loh,”
108.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 265 kali sebagai babu kucing
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status