Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Sang Pemuas Hasrat Wanita Kesepian

Sang Pemuas Hasrat Wanita Kesepian

Angga melihat ke sekeliling begitu dia tiba. Tetapi dia malah tidak mendapati siapa-siapa. Sebenarnya tempat pertemuan yang di rancang agak aneh. Mengingat itu tempat itu adalah sebuah mud pit. Sebuah tempat yang dijadikan sebagai tempat wisata keluarga di kota. Lubang-lubang yang berisi lumpur digunakan oleh para pengunjung untuk mandi lumpur. Sekarang tempat itu sudah kosong melompong, karena Angga tiba disana nyaris tengah malam.
1052.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.0K kali sebagai tempat pot
Baca
+Pustaka
ART Kesayangan Tuan Rain

ART Kesayangan Tuan Rain

Rain mendengarkan penjelasan Sari dengan kagum, karena Sari mempertimbangkan banyak aspek. "Beberapa pot tanaman indoor untuk kesan segar dan alami. Kita juga bisa tambah area lounge kecil dengan sofa nyaman untuk pengunjung yang mau duduk dan menikmati suasana." Rain tampak semakin bersemangat. "Kedengarannya sempurna. Saya juga mau ada area khusus untuk pameran temporer, yang bisa kita ubah-ubah tampilannya." Sari mengangguk. "Kita bisa buat area yang fleksibel dengan partisi yang mudah dipindahkan."
101.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 52 kali sebagai tempat pot
Baca
+Pustaka
HUKUMAN DEWA KEMATIAN

HUKUMAN DEWA KEMATIAN

Di sana, sosok dewa itu juga menyaksikan salah satu tempat tanaman hias yang terbuat dari tanah liat, nampak pecah dan tanahnya berserakan. Setelah memungut sesuatu yang dia temukan, Sosok dewa itu kembali beranjak masuk untuk menunjukan benda yang dia bawa. "Apa yang pecah, Zano?" tanya Nano begitu melihat Zano menghambiri ketiga dewa lainnya. "Tempat tanaman yang ada di atas tembok pintu gerbang, dan aku menemukan ini," balas Zano sembari menunjukan benda yang tadi dia pungut.
104.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 134 kali sebagai tempat pot
Baca
+Pustaka
Kujual Suamiku di Status Facebook

Kujual Suamiku di Status Facebook

Posisi pot awalnya memang ada di atas bangku khusus menyimpan beberapa koleksi tanaman bungaku. "Siapa? keluar woy, jangan beraninya ngumpet!" teriakku panik. Aku teriak ke arah depan. Berteriak memanggil satpam. "Kenapa, Mbak?" "Pak liat ada orang mencurigakan gak" "Gak ada, Bu. Tadi saya keliling aman-aman saja." "Masa sih, Pak. Pot di belakang pecah, kaya ada yang nyenggol."
1021.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 839 kali sebagai tempat pot
Baca
+Pustaka
Alpha Dedrick (INDONESIA)

Alpha Dedrick (INDONESIA)

Beta Adam di sini. Adam juga tersenyum. "Jadi, ke mana tumbuhan ini akan dibawa?" Adam berdiri setelah berhasil mengumpulkan tumbuhan itu di tangannya. Era juga begitu, ia berdiri hingga terlihat jarak tinggi mereka berdua. Era yang setinggi leher Adam. "Saya akan membawanya ke ruangan ramuan." Ruang Ramuan adalah tempat di mana Era biasanya meracik atau membuat obat-obatan, di sana memiliki perlengkapan yang cukup. Letaknya tidak jauh dari ruang pengobatan.
1032.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 648 kali sebagai tempat pot
Baca
+Pustaka
DENDAM SANG PEWARIS

DENDAM SANG PEWARIS

Beberapa pot bunga berjajar di bagian teras. Suasana yang asri dan menenangkan membuat amarahnya perlahan mennyusut. Sebuah papan kayu berukir Secret Garden tergantung di atas sebuah kotak surat berwarna merah. Ziang Wu meraih tangan Su Li dan mengajaknya menapaki jalan setapak yang disusun dengan batuan koral. “Ayo kita masuk,” ajaknya.
2.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 59 kali sebagai tempat pot
Baca
+Pustaka
Under His Darkness

Under His Darkness

Selain didesain untuk tempat berlindung agar tetap aman, sedikit lekuk dekoratif juga dimanfaatkan sebagai celah agar tetap bisa melakukan penyerangan. Marco berada di balik pot tanaman batu yang beratnya cukup untuk menghentikan peluru jarak menengah. Beberapa penjaga lain bersembunyi di pilar-pilar rendah yang tampak artistik. Bahkan, ada yang mengambil posisi di kolam dangkal di sisi teras yang sebenarnya dibangun dengan beton tebal sebagai tempat berlindung darurat. “Semuanya tetap di posisi A,” perintah Damian.
104.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 91 kali sebagai tempat pot
Baca
+Pustaka
Kontrak Hasrat Tuan Presdir

Kontrak Hasrat Tuan Presdir

Ia sungguh penasaran dengan huruf warna merah dan hitam yang ada pada pot itu. Butuh sekitar sepuluh menit Wira memikirkan susunan demi susunan tanah liat kering tersebut untuk menjadi sebuah pot kembali. Beruntung pot itu kecil dan pecahannya besar. Begitu tersusun, Wira mendapati sebuah nama yang terlukis di dinding pot. Martha, istri keduanya. "Untuk apa tempat tanaman seperti ini di cat dengan nama Martha?" Wira kembali bermonolog dengan dirinya sendiri.
1087.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.9K kali sebagai tempat pot
Baca
+Pustaka
Aku Bukan Perempuan Mainanmu

Aku Bukan Perempuan Mainanmu

Entah sudah berapa lama dia menyandang status itu. Aku menepikan mobil lalu membuka gerbangnya yang hanya ditutup biasa. Bagian depan ada sebuah taman mini yang diisi tanaman pucuk merah, ketapang mini, melati, lidah buaya, aglonema, dan rumput jepang. Dengan lampu hias yang berada ditengah taman. Sesuai instruksi di pesan, aku mencari pot coklat yang ada di pojok lalu kuangkat. Sebuah kunci rumah dengan gantungan bintang lalu kupakai untuk membuka pintu rumah.
10133.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.4K kali sebagai tempat pot
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status