JANGAN GANTUNG MUKENAH DI BALIK PINTU
“Boleh, Neng. Maturnuwun.”
“Jadi, Abah lanjut ke mana sesudah ini?” tanyanya.
“Lanjut ke Tanggul, tempat opo, Neng?”
“Tanggul proyek tambang, Kek," balasku.
"Tanggul proyek, Ndul! Kau tahu?"
"Ya 'kan banyak tanggul di kota, Bah!"
"Memangnya orang tuamu ke mana?" Seseorang mengajukan tanya. Aku menoleh memaksakan tersenyum, padahal niat hati tak mau mengungkit kematian orang tuaku lagi.