Godaan Putri yang Diadopsi Sahabatku
Istriku telah berhasil menghubungi telepon Komar.
Dari ujung telepon terdengar suara Komar yang familier, "Halo, Kak, ada apa malam-malam begini?"
Istriku menangis tersedu-sedu sambil mengadu dengan suara gemetar, "Putrimu ... lihat apa yang dilakukan putrimu sekarang!"
Aku berusaha merebut ponselnya, tetapi sudah terlambat. Komar telah mengetahui apa yang terjadi. Dia memakiku dengan emosi, "Jordan, kamu benar-benar biadab!"