Cinta yang Terenggut
Namun tak sedikitpun hati Jonathan terketuk oleh pesan-pesannya yang bernada memelas.
Bahkan sesungguhnya tak ada perasaan apapun yang tersisa di hati laki-laki itu. Perasaan jengkel, marah, benci, bahkan cinta pun rasanya sudah menguap entah ke mana. Ia hanya ingin segera keluar dari perkawinan yang membuat emosinya selalu naik-turun. Perkawinan yang melelahkan, batinnya mengakui. Seharusnya sudah sejak dulu kuakhiri sebelum depresi Theresia menjadi separah ini, sesalnya dalam hati. Akhirnya ia memutuskan untuk membalas pesan WA istrinya dengan kalimat singkat penuh makna: Perkawinan kita sudah selesai, There.
Bab Populer