Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Kupu-Kupu Kertas

Kupu-Kupu Kertas

"Saya--" "Sudah, Mas. Tidak usah dijawab. Saya sedang bingung makanya pertanyaan saya jadi absurd begini." Mayang tersenyum dengan ekspresi aneh. Bagaimana tidak aneh, ia hanya memperlihatkan barisan giginya, dengan wajah kaku. "Hahahaha." Sena tertawa geli. Untuk pertama kalinya ia melihat ekspresi wajah seseorang yang dimaksudkan untuk tersenyum. Namun penampakannya malah mirip dengan orang yang tengah sesak BAB.
1031.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 950 kali sebagai tersenyum simpul
Baca
+Pustaka
Labuhan Cinta

Labuhan Cinta

“Kenapa senyum?” Shera terkesiap ketika mendapati pertanyaan Al. “Em … aku senyum karena melihat permainan itu.” Shera menunjuk permainan whack a mole. Permainan dengan memukul-mukul boneka hewan yang keluar itu begitu tampak seru. “Aku rasa orang yang bermain itu adalah orang yang sedang kesal dengan seseorang dan melampiaskan dengan memukul boneka hewan yang keluar itu,” jelasnya asal. “Jika kesal kenapa tidak pukul orangnya saja langsung.”
1020.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 585 kali sebagai tersenyum simpul
Baca
+Pustaka
Nikahi Mantan Istriku

Nikahi Mantan Istriku

Senyuman ajaib, senyuman yang di dalam bibir ini tertanam sebuah jarum emas bernama susuk. "Aku harus menaklukanmu. Semakin cepat akan semakin baik. Pesona tubuhmu benar-benar membawaku berkhayal ketingkat khayal tertinggi. Nikmati tubuhku Hendra. Akulah santapanmu." Suara hatiku mengharapkan itu.
1016.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 547 kali sebagai tersenyum simpul
Baca
+Pustaka
Satu Kali Lagi, Boss!

Satu Kali Lagi, Boss!

“Tidak benar, Pak… saya—” “Kamu tersenyum padanya,” sela Pak Jeremy tajam. “Sa-saya juga tersenyum pada Bapak,” belaku cepat, mencoba menyeimbangkan tuduhannya. Pak Jeremy menatapku dengan kerutan tipis di dahinya. “Kamu sebut itu senyum?” “Iya,” jawabku cepat. Pak Jeremy menggeleng pelan. “Itu bukan senyum, Siena. Itu terpaksa.”
4.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 170 kali sebagai tersenyum simpul
Baca
+Pustaka
SIMPANAN OM-OM

SIMPANAN OM-OM

Hanya dengan ngobrol begini, ada yang menghargainya. Ia mulai menjawab lebih banyak chat, membacakan nama-nama penonton, menyapa satu per satu. Senyumannya perlahan lebih tulus, lebih lepas. Ia lupa sejenak akan jerawatnya, tubuhnya yang sering diejek, dan seragam lusuh minimarket. Hampir satu jam berlalu. Freya merasa waktu begitu cepat. Saat ia menekan tombol selesai, layar menampilkan rekap: penonton puncak 200, gift senilai ratusan ribu rupiah.
2.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 64 kali sebagai tersenyum simpul
Baca
+Pustaka
NIKAH DENGAN DUDA TIGA KALI MALAM PERTAMA BIKIN KAGET

NIKAH DENGAN DUDA TIGA KALI MALAM PERTAMA BIKIN KAGET

Emoticon senyum 5 biji. Pesan Mas Angga kembali masuk. Maafkan Mas ya, Sayang? Kamu juga kan tadi seneng? Ha ha. Ngakuuu Aku membalas, (Iiiih. Lain waktu, Mas gak boleh minta jatah pagi-pagi. Gara-gara ulah Mas, aku jadi gak bisa masuk kelas. Pak Rama alias si Ardy asli ngeselin banget. Sumpah aku jengkel banget
9.952.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.6K kali sebagai tersenyum simpul
Baca
+Pustaka
Gairah Janda Perawan Sang Mafia

Gairah Janda Perawan Sang Mafia

King tersenyum sinis. Aisyah mengetuk-ngetuk dagunya sebentar, seperti sedang memikirkan sesuatu. ' Terima atau tidak ya?' "Kalau saya jadi sugar baby tuan saja, bisa tidak?" tanya Aisayh polos. Diko dan Diki yang mendengar tidak mampu menahan tawa. "Dari pada kau jadi sugar baby aku, lebih baik kau jadi sugar baby dua ekor monyet itu!" sinis King sambil menunjuk ke arah Diko dan Diki yang masih tertawa.
3.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 128 kali sebagai tersenyum simpul
Baca
+Pustaka
Pesona Sang Simpanan

Pesona Sang Simpanan

Pipi Andini telah merona karna malu. "Bagaimana bila menyeretmu ke ranjang ku sekarang? Anggap saja percobaan." Tristan berkata lembut dengan senyum menggoda. Dirinya memperhatikan dengan seksama reaksi alami yang Andini keluarkan. Jemarinya memegang erat jemari Andini. Menolak melepaskan ketika Andini berusaha melepaskan jemarinya yang masih dalam genggaman Tristan.
103.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 86 kali sebagai tersenyum simpul
Baca
+Pustaka
Mengembalikan Senyum Bidadari

Mengembalikan Senyum Bidadari

Gadis itu tersenyum, sangat mudah untuk membujuk Shanum dan mengembalikan senyumnya yang sempat menghilang. ***SPW***
10168.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.4K kali sebagai tersenyum simpul
Baca
+Pustaka
Istri Dadakan Paman Nathen

Istri Dadakan Paman Nathen

Tersenyum simpul, Feli lantas melabuhkan kecupan singkat di permukaan bibir Nathen sembari menjijitkan kedua tumit, mengingat tinggi tubuh mereka yang memang cukup timpang. "Sudah." Feli berujar setelah ia kembali berdiri dengan tegap dan benar, serta melepaskan cengkraman tangan dari kerah kemeja Nathen. Tubuh Nathen masih membungkuk, agak condong ke arah Feli. Pelupuk mata pria tampan itu mengerjap cepat untuk beberapa saat, kemudian keningnya mengernyit. "Apa itu yang kau sebut sebuah ciuman?"
1011.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 423 kali sebagai tersenyum simpul
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status